16:00 . Usai Karantina di Natuna, Tiga Mahasiswa Asal Tuban Sampai di Kampung Halaman   |   15:00 . Kecelakaan Tunggal, Pemuda Kerek Meninggal Dunia   |   14:00 . Tantangan Industri Musik Kian Ketat, Produsen Musik Tuban Kini Rilis Lagu Lewat Sosmed   |   13:00 . Setiajit Jalan Sehat Bareng Belasan Ribu Warga   |   09:00 . Begini Kronologi Pemberhentian 29 Karyawan Versi PT Swabina Gatra   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |   08:00 . Awal Tahun, Bank Jatim Salurkan Kredit Mikro Laguna Rp2 Miliar   |   07:00 . 3 Cara Mudah Mengatasi Sakit Perut Setelah Makan Pedas   |   15:00 . Hujan Deras, Lingkungan ini Terendam   |   14:00 . Jatirogo Miliki Puskesmas Senilai Rp5 Miliar, Stunting Jadi Perhatian Bupati   |   13:00 . Santri TPQ di Tuban Membludak   |   12:00 . Kemiskinan di Tuban Masih 14,58 %   |   11:00 . Sudah 59 Sekolah Swasta Terima Hibah Miliaran Rupiah di Awal 2020   |  
Mon, 17 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 08 October 2019 19:00

39 Desa Kekeringan, 17 Belum Layak Terima Dropping Air

39 Desa Kekeringan, 17 Belum Layak Terima Dropping Air

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Berdasarkan data dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban ada 39 desa yang wilayahnya terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau tahun ini.  

Kasi Rekonstruksi, BPBD Tuban,  Gendut mengatakan, hingga bulan ini sudah ada 39 desa yang terdampak kekeringan dari 11 kecamatan di antaranya, Kecamatan Semanding, Grabagan,  Kerek,  Parengan, Rengel,  Montong,  Senori,  Jatirogo, Kenduruan, Soko dan Merakurak.

"Dari 39 desa tersebut, yang belum mengalami kekeringan darurat atau belum layak mendapatkan bantuan droping air ada 17 desa," ungkap Gendut. Selasa (8/10/2019)

Ia menjelaskan, desa yang mengalami kekeringan darurat yaitu,  sumber air di desa tersebut sudah mengering dan membutuhkan bantuan droping air bersih sedangkan,  desa yang belum mengalami kekeringan darurat yaitu,  sumber mata air didesa tersebut sudah berkurang namun masih bisa  mencukupi kebutuhan air untuk warganya. 

"Apabila ada laporan kekeringan, kami langsung datang ketempat tersebut untuk melakukan survei layak atau tidak mendapatkan bantuan droping air," ungkapnya.  

Ia menambahkan, berdasarkan prediksi Badan Metologi, Klimotologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau diperkirakan hingga akhir bulan Oktober 2019 ini. 

"Menurut prediksi sampai akhir bulan ini," tandasnya. [nid/col]



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Kekeringan, air



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more