16:00 . Hingga Bulan April, Dinsos PPPA Catat Ada 11 Kasus Kekerasan Anak   |   15:00 . 128 Napi di Tuban Dapat Remisi Idul Fitri   |   14:00 . 4 Bulan, di Tuban Ada 8 Kasus Kekerasan Perempuan   |   13:00 . 2.245 Warga Tuban Terindikasi Menderita Hipertensi   |   12:00 . Usai Salat Idul Fitri, Warga Lanjutkan Tradisi Ziarah Makam   |   11:00 . Kominda Dihapus, Begini Cara Kesbangpol Ketahui Potensi Konflik   |   10:00 . 892 Warga Tuban Menderita Diabetes, ini Cara yang Dilakukan Dinkes   |   09:00 . Laksanakan Salat Ied Tanpa Jamaah Perempuan, Ibu-Ibu di Rumah Saja   |   08:00 . Open House Bersama Bupati dan Wabup Ditiadakan   |   07:00 . 4 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat saat Lebaran   |   13:00 . Bertahan di Tengah Pandemi, Bengkoang Parengan Masih Diminati   |   12:00 . Atas Arahan Bupati, Takmir Masjid Agung Tuban Tiadakan Salat Id   |   08:00 . Pasien Sembuh Klaster Temboro Terus Bertambah   |   07:00 . 6 Amalan yang Disunahkan pada Hari Idul Fitri   |   00:00 . Selamat Idul Fitri 1441 H   |  
Mon, 25 May 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 04 October 2019 15:00

Duh...!!! Tahun Ini Ada 16 PNS Cerai

Duh...!!! Tahun Ini Ada 16 PNS Cerai

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tuban, Kasubid Pembinaan dan kesejahteraan PNS, Gelur mengatakan, pada bulan Januari sampai Agustus 2019 jumlah PNS yang memohon cerai berjumlah 10 orang. Sedangkan, yang menerima surat keterangan cerai PNS berjumlah 6 orang.

"Total ada 16 PNS yang bercerai," ungkap Gelur, Jumat (4/10/2019).

Ia menjelaskan, apabila PNS tidak melaporkan perceraiannya sesuai PP nomer 45 tahun 1990, PNS yang melanggar salah satu atau lebih kewajiban atau ketentuan Pasal 2 ayat (1), ayat (2), Pasal 3 ayat (1), Pasal 4 ayat (1), Pasal 14, tidak melaporkan perceraiannya dalam jangka waktu selambat-lambatnya satu bulan terhitung mulai terjadinya perceraian, dan tidak melaporkan perkawinannya yang kedua, ketiga dan keempat dalam jangka waktu selambat-lambatnya satu tahun terhitung sejak perkawinan tersebut dilangsungkan, dijatuhi salah satu hukuman disiplin berat.

"Harus melapor ke atasan terlebih dahulu," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihak atasan yang menerima permintaan izin baik percerain atau izin perkawinan lebih dari seorang wajib memberikan pertimbangan dan meneruskannya kepada pejabat melalui saluran hirarki dalam jangka waktu selambat-lambatnya tiga bulan, terhitung mulai tanggal ia menerima permintaan izin dimaksud.

"Apabila atasan melanggar akan kena sanksi salah satu hukuman disiplin berat," ujarnya.

Ia menambahkan, hukuman disiplin berat ada 3 macam, diantaranya penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah paling lama satu tahun, pembebasan dari jabatan dan pemberhentian tidak hormat sebagai PNS.

"Sesuai peraturan pemerintah nomor 30 tahun 1980 tentang peraturan disiplin PNS," tandasnya. [nid/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pns, cerai, kasus perceraian



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more