20:00 . Penuhi Nazar, Kader IPNU Kota Surabaya Jalan Kaki ke Jakarta   |   18:00 . Setiajit Bakal Bantu Sumur Petani Klengkeng Sugihan   |   17:00 . Ini Dua Kecamatan yang Membutuhkan Droping Air Terbanyak   |   16:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 11 September 2019 09:00

Ini Penyebab, Status Janda PNS Semakin Meningkat.

Ini Penyebab, Status Janda PNS Semakin Meningkat.

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Kasus perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Tuban masih terus terjadi. Untuk urusan perceraian sebagian besar atau 90 persen  dilakukan oleh pihak perempuan atau istri. 

Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban  mulai bulan Januari samapi Agustus 2019 jumlah kasus cerai talak di kalangan PNS sebanyak 10 kasus, sedangkan cerai gugat kalangan PNS berjumlah 16 kasus. 

"Cerai gugat masih mendominasi," ungkap Panitera Muda Hukum PA, Ahmad Qomarudin Huda, Rabu (11/9/2019)

Menangapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tuban,  Anfujatin mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan perempuan lebih memilih berpisah dari pada mempertahankan, salah satunya perempuan lebih mandiri dan lebih tahu hak-haknya. 

"Perempuan saat ini, lebih tahu hak-haknya terutama wanita karir," ungkap Anfujatin.

Selain itu,  faktor dari media sosial juga dapat menjadi penyebab wanita memilih bercerai sebab, bisa mengenal dan menjalin komunikasi dengan orang - orang baru yang dapat berpotensi menjadi pihak ketiga. Pihak ketiga tidak hanya laki-laki, wanita juga bisa.  

"Wanita curhat sesama wanita dan yang diajak curhat memberikan saran berpotensi menyebabkan perceraian," ungkapnya. 

Ia menambahkan, untuk itu perlunya konseling keluarga agar saat wanita yang bimbang dengan masalah keluarganya, dapat menemukan seseorang yang tepat untuknya bercurhat. 

"Sangat diperlukan agar mereka mempunyai teman curhat yang tepat," tandasnya. [nid/col]

Tag : cerai, pns

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more