16:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Bagikan Alat Penagkal Covid-19   |   15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Memberikan Alat Protokol Kesehatan   |   13:00 . Desa Harus Siap Karantina Pemudik   |   12:00 . Kehilangan Pekerjaan Diganti Sembako Murah   |   11:00 . Anggota DPRD Bantu Tekan Penyebaran Corona   |   10:00 . Korbankan Bahan Tas dan Kaos untuk Masker   |   09:00 . Peduli Disabilitas, Tri Astuti Serahkan Bantuan Masker dan Sembako Ke Markas ORBIT   |   08:00 . Rambah Pelosok Desa, Setiajit Tangkal Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Kenapa Perhatian Laki-laki Berkurang Setelah Jadian   |   15:00 . Dua Kotak Amal Wali di Tuban yang Hilang Ditemukan di Lamongan   |   14:00 . Dua Kotak Amal di Makam Sunan Geseng juga Digasak Maling   |   13:00 . Goa Ngerong Ditutup, Begini Aktifitas Warga   |   12:00 . Satgas Covid-19 PKB Beri Bantuan Alat Semprot Disinfektan   |   11:00 . Kotak Amal di Makam Wali Dicuri Maling   |   10:00 . Kemenkes Tak Rekomendasikan Bilik Disinfektan di Fasilitas Umum   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 05 September 2019 09:00

Cerita Peserta Khitan Massal dari Meraung hingga Dipaksa Calak

Cerita Peserta Khitan Massal dari Meraung hingga Dipaksa Calak

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Halaman Masjid Astana kompleks Makam Sunan Bonang pada Kamis (5/9/2019), dipenuhi puluhan anak-anak kisaran usia 7-10 tahun. Rata-rata mereka belum baligh.

Kedatangan mereka didampingi orang tua dan kerabat, untuk mengikuti khitan massal dalam rangka Haul Sunan Bonang ke-510. Dari rumah peserta khitan berpakaian baju lengan panjang, bersarung, dan berpeci.

Sama seperti tahun sebelumnya, khitan tahun ini dimulai pukul 06.00 Wib. Seorang calak dan dokter dibantu asistennya, telah bersiap di lokasi. Sholawat menggema dari speaker masjid, dan semua yang hadir di halaman masjid yang dulu digunakan Sunan Bonang berdakwah.

Setiap peserta diberi pilihan, ingin khitan di dokter atau calak. Dari 71 peserta hanya empat anak yang memilih disunat dokter yang lokasinya di belakang Masjid Astana.

"Peserta khitan tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2018 mencapai 80 lebih," kata Panitia Khitan Massal, Faisol Rozi ketika ditemui reporter blokTuban.com di lokasi khitan.

Faisol menambahkan, 71 peserta khitan tahun ini berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tuban. Menurutnya jumlah peserta normal, karena khitan tidak sekadar niat tapi juga tekad dan dorongan orang tua.

Satu persatu khitan mendekat calak. Mereka dipangku seorang panitia, kemudian sang calak beraksi. Dua asisten calak sudah menyiapkan perban.

Beragam ekspresi peserta mulai terlihat. Ada yang diam, mringis, hingga meraung kesakitan. Khitan yang tak sampai 1 menit itu, berlangsung cepat. Dalam waktu 1 jam 30 menit, 71 anak tuntas disunat.

Di menit-menit terakhir, ada salah satu peserta yang meronta-ronta ingin kabur dari calak. Dia tak bisa kemana-mana karena ayah ibunya memeganginya.

"Aku gak mau disunat, takut," pekik anak asal Kecamatan Tuban itu.

Karena tenaganya masih kuat, anak tersebut harus dipegangi empat orang. Calak pun datang, dan diawali dengan kata basmallah sunat pun selesai. Khitan terakhir ini harus dipaksa, karena anak takut untuk disunat.

Anak tersebut kaget karena tak diprakirakan secepat itu. Dia lebih girang karena dapat bingkisan dari panitia berupa sarung dan baju. Sekaligus amplop berisi uang dari para donatur. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : khitan, calak, dokter, khitan masal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more