16:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Bagikan Alat Penagkal Covid-19   |   15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Memberikan Alat Protokol Kesehatan   |   13:00 . Desa Harus Siap Karantina Pemudik   |   12:00 . Kehilangan Pekerjaan Diganti Sembako Murah   |   11:00 . Anggota DPRD Bantu Tekan Penyebaran Corona   |   10:00 . Korbankan Bahan Tas dan Kaos untuk Masker   |   09:00 . Peduli Disabilitas, Tri Astuti Serahkan Bantuan Masker dan Sembako Ke Markas ORBIT   |   08:00 . Rambah Pelosok Desa, Setiajit Tangkal Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Kenapa Perhatian Laki-laki Berkurang Setelah Jadian   |   15:00 . Dua Kotak Amal Wali di Tuban yang Hilang Ditemukan di Lamongan   |   14:00 . Dua Kotak Amal di Makam Sunan Geseng juga Digasak Maling   |   13:00 . Goa Ngerong Ditutup, Begini Aktifitas Warga   |   12:00 . Satgas Covid-19 PKB Beri Bantuan Alat Semprot Disinfektan   |   11:00 . Kotak Amal di Makam Wali Dicuri Maling   |   10:00 . Kemenkes Tak Rekomendasikan Bilik Disinfektan di Fasilitas Umum   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 26 August 2019 08:00

Tanggap Bencana Tugas Baru Mahasiswa KKN Unirow

Tanggap Bencana Tugas Baru Mahasiswa KKN Unirow

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Jas dan topi merah serempak dikenakan 417 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban angkatan 2016 di Lapangan Wisuda Jalan Manunggal 61, Senin (26/8/2019).

Tepat setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana didampingi Rektor Unirow, Supiana Dian Nurtjahyani menyematkan jaket kepada perwakilan dua mahasiswa, dalam acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2019.

Ratusan mahasiswa dari berbagai Program Studi (Prodi) tersebut, disebar di 20 desa yang ada di 10 kecamatan dalam sebulan penuh. Tugas mereka selain memberdayakan ekonomi warga melalui potensi desa, juga dituntut tanggap bencana.

Tanggap bencana tercatat dalam sejarah pertama, tema KKN kampus swasta terakreditasi B Ban-PT pada tahun ini. Sebelumnya tema KKN Unirow membangun Desa di tahun 2016. Sedangkan di tahun 2017 KKN bertemakan pemberdayaan masyarakat.

Maksud tanggap bencana kata Rektor Supiana Dian, bahwa alam sendiri kondisinya tidak dapat diprediksi. Di saat mahasiswa memberdayakan masyarakat misalnya di bidang ekowisata, tentu harus diprediksi potensi berkembangnya dan seberapa daya dukung lingkungannya.

"Kalau daya dukung lingkungan tak diprediksi, maka akan timbul bencana longsor maupun luapan air di bendungan desa setempat," ujar Rektor Dian kepada blokTuban.com.

kkn-unirow

Oleh karena itu, tanggap bencana disinergikan dengan pemberdayaan masyarakat melalui potensi desa. Mahasiswa maupun masyarakat harus paham, bahwa daya dukung lingkungan itu penting, karena kita hidup dalam lingkungan tersebut.

Apapun bentuk pemberdayaannya pasti berkaitan dengan lingkungannya. Baik segi ekonomi, sosial, maupun budaya. Saat ini banyak potensi desa yang bisa diolah, seperti sawah bisa dimanfaatkan untuk cafe, bendungan juga bisa dipakai wisata, begitupula kebun bisa disulap jadi agrowisata.

Kendati demikian, lokasi-lokasi tersebut tidak serta merta dieksplor saja tapi juga harus memikirkan sisi keseimbangannya. Dalam segi ekologis pasti ada interaksi antara abiotik dan non abiotik. Jika keduanya bisa disinergikan tentu interaksinya berjalan dengan baik.

"Itulah tugas mahasiswa sebagai agen inovasi dengan cara mendampingi masyarakat, supaya warga sadar potensi lokal jika dikelola dengan baik akan berdaya saing," imbuhnya.

Dian menambahkan, di era global saat ini kerap timbul pesimis bahwa di desa tak bisa berkembang. Padahal potensi lokal baik di Tuban dan Indonesia ini sangat kaya, yang karakteristiknya berbeda dengan negara lain. Hal itu memiliki nilai jual yang tinggi jika bisa mengemas.

Sentuhan teknologi dalam pengemasan juga penting, misalnya mengubah singkong jadi tela-tela. Begitupula memanfaatkan alat sederhana berupa tutup botol, untuk membersihkan sisik ikan yang tak butuh teknologi tinggi.

Mewakili Bupati Tuban, Sekda Budi Wiyana berterimakasih kepada Unirow karena tak pernah berhenti bersinergi dan akhir tujuannya menyejahterakan masyarakat yang diwujudkan dalam KKN.

"KKN kali ini temanya cukup signifikan, sangat membantu Pemkab dan masyarakat," terang Budi.

Birokrat asal Nganjuk ini juga mengapresiasi upaya Unirow dari sisi akademisnya dan pengabdian masyarakat dapat optimalkan lagi. Budi yakin Unirow mampu lebih baik dari kondisi sebelumnya.

"Kami harapkan hasil akhir KKN bisa dilaporkan secara tematik supaya bisa disinergikan dengan program Pemkab," tutupnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : unirow, kkn



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more