15:00 . Berkah Giat Kemerdekaan, Pedagang Keliling Diuntungkan   |   11:00 . Meriah, Gerak Jalan Jegulo Diikuti 54 Regu   |   10:00 . Usai Dibebaskan dari Pasung, Begini Kondisi Karmani   |   09:00 . Penumpang 4 Laki-Laki, 1 Perempuan, Begini Keterangan Polisi   |   07:00 . Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini   |   22:00 . Terbalik di Area Persawahan, Satu Korban Penumpang Ertiga Meninggal Dunia   |   21:00 . Rencana Sukowati Jadi Lapangan Aplikasi CCUS Pertama di Indonesia   |   20:00 . Mulai Aktivitas di Rumah, Begini Keadaan Mbah Dji   |   19:00 . Semarakkan Pasar Rakyat, PC Muslimat NU Gelar Lomba Rebana   |   18:00 . Pesan Camat Rengel Jaga Anak, Hingga Sampaikan Program Pemerintah 18-21   |   17:00 . Cumi Kobong, Yuks Cobain ..   |   16:00 . Pimpinan DPRD Sementara Harus Selesaikan Pembentukan Fraksi dan Tartib   |   15:00 . Berikut Nama-nama Anggota Dewan Baru   |   14:00 . Tunjukkan Kesan Merakyat, Ketua DPRD Tuban Ngontel ke Pelantikan   |   13:00 . Anggota Dewan Dilantik   |  
Sun, 25 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 25 July 2019 13:00

Persatu

Ronggomania: Tak Cukup Ganti Pelatih, Asisten juga Harus Out

Ronggomania: Tak Cukup Ganti Pelatih, Asisten juga Harus Out

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pelatih baru kesebelasan Persatu Tuban, Bambang Sumantri disambut baik oleh Ronggomania. Kendati demikian, fans fanatik Laskar Ronggolawe menilai tak cukup ganti pelatih, tapi asisten pelatih bernama Karjan juga harus out (keluar).

Presiden Ronggomania, Ida Khusni Mubarok berharap, semoga pelatih Bambang bisa membuat perubahan yang signifikan. Sekaligus bisa membuat tim Persatu makin bagus.

"Yang paling penting tentunya bisa menyelamatkan tim dari ancaman degradasi," kata Ida ketika dihubungi blokTuban.com, Kamis (25/7/2019).

Ronggomania tetap belum optimis dengan perjalanan Persatu kedepan. Karena sesuai tuntutan suporter asisten pelatih Karjan harus mengikuti jejak pelatih Purwanto.

"Karena siapapun pelatihnya kalau asisten masih Karjan kami masih belum yakin," tegasnya.

Saat ini Persatu Tuban punya pelatih baru. Pelatih baru yang diboyong adalah Bambang Sumantri. Pria ini adalah mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya.

"Hari ini resmi kami kontrak," terang Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni.

Bambang Sumantri sudah bertemu manajemen Persatu. Pria kelahiran 1976 ini ditemui jajaran manajemen Persatu di kantor KONI Tuban.

Di antara yang menemui mantan pemain PSIM Jogjakara itu adalah M. Miyadi, Nasrudin Ali, dan Fahmi Fikroni. Selain itu ada Ketua KONI Tuban Mirza Ali Manshur dan Ratna Juwita Sari pengurus KONI lainnya.

Ketua Pengurus Persatu, Miyadi juga sudah mempertimbangkan nasib Karjan kedepannya. Apabila suporter berkehendak demikian, idealnya asisten pelatih juga tidak bersikukuh bertahan.

"Lebih baik mundur terhormat daripada kami pecat," singkat Miyadi. [ali/rom]

*Suporter Persatu memasang banner bertuliskan Karjan harus out.

Tag : persatu tuban, pelatih, asisten pelatih, ronggomania

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more