21:00 . Pagelaran Wayang Kulit SI Tuban Hadirkan Sinden Hungaria   |   20:00 . Tingkatkan Pemasaran UMKM, PC Muslimat NU Tuban Gelar Pasar Rakyat   |   19:00 . Semarakkan HUT RI, Kecamatan Rengel Gelar Karnaval Besok   |   18:00 . Peringati HUT RI Ke-74, Bupati Tuban Bersama Forkompimda Gelar Berbagai Lomba   |   14:00 . Total Bonus Pelatih Porprov di Tuban Capai Rp148.5 Juta   |   14:00 . Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak   |   13:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Tuban Capai 4 Meter   |   12:00 . Jelang Pelantikan, Sekwan Lakukan Persiapan Teknis   |   11:00 . Demi Kilang TPPI, Pemerintah akan Kuasai Saham Tuban Petro 95,5 Persen   |   10:00 . Kapolres Tuban Kalahkan Bupati Urusan Nasi Goreng   |   09:00 . Bonus Atlet Porprov Rp495 Juta Cair   |   08:00 . Paduan Suara Asal Surabaya Raih Emas di Swedia, Satu Anggotanya Warga Tuban   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   20:00 . Disdik Ajak Kepsek Nobar Film Ayu Anak Titipan Surga   |   19:00 . Putra-putri Asal Papua Angkat Kapolres Tuban Jadi Bapak Asuh   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 10 June 2019 22:00

Gaji Naik, PNS Masih Ada yang Cerai?

Gaji Naik, PNS Masih Ada yang Cerai?

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Berpenghasilan meningkat, tidak selamanya menjadi patokan rumah tangga seseorang akan berjalan harmonis.

Hal ini terjadi di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meskipun pada tahun ini gaji PNS mengalami kenaikan, tapi masih ada PNS mengajukan perceraian.

Beberapa tahun terakhir ini, nasib PNS di Indonesia lumayan mujur, selain menerima gaji pokok ia juga menerima beberapa tujangan lain dengan tujuan untuk mensejahterkan nasib mereka,  namun hal tersebut tidak selamanya membuat rumah tangga yang mereka bina berjalan harmonis, malah ada beberapa PNS yang memutuskan bercerai.

Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Tuban, pada tahun 2017 tercatat ada 65 PNS yang bercerai, dengan rician cerai gugat sebanyak 43 kasus sedangkan cerai talak 22 kasus.

Sedangkan pada tahun 2018 ini, ada 37 PNS yang bercerai dengan rician cerai gugat 23 dan cerai talak berjumlah 14 kasus.

Pada tahun 2019 mulai bulan Januari samapi April tercatat ada 11 PNS yang mengajukan perceraian dengan rician cerai talak 3 dan cerai gugat 9.

"Yang paling banyak cerai gugat," ungkap Panitera Hukum Muda PA, Ahmad Qomarul Huda.

Lebih lanjut, penyebab perceraian PNS beragam, diantaranya sering terjadi konflik, gaji istri lebih banyak, hingga adanya orang ketiga.

Sedangkan, mengenai cerai gugat yang mendominasi, ia menjelaskan, hati perempuan yang lembut dan sensitif sehingga apabila terjadi konflik terus menerus lebih memilih berpisah.

"Biasanya perempuan akan memendam masalahnya dan lama-kelaman akan menjadi bomerang," ungkapnya. [nid/rom]

Tag : PNS, GAJI PNS, CERAI, KASUS CERAI

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more