15:00 . Umur Petugas Pilkada Maksimal 50 Tahun, Pertimbanganya Faktor Kesehatan   |   14:00 . Reklamasi Kilang Minyak di Tuban, Menteri Kelautan dan Perikanan: Jangan Sampai Mengganggu Nelayan   |   13:00 . BPBD Serahkan Bantuan Material untuk Penanganan Banjir Rob   |   12:00 . Restorasi Kilang Tuban Tinggal Lima Persen   |   11:00 . Dugaan Sementara, Mayat Bayi di Pantai Sengaja Dibuang   |   10:00 . Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Tengkurap di Pantai Tuban   |   09:00 . Hadapi Tiga PSN, TPPI Siapkan Pemuda Terampil Bersertifikat BNSP   |   08:00 . Perdana, 'TABANA' Dikukuhkan Sebagai Madrasah Tangguh di Tuban   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   17:00 . Menteri Kelautan dan Perikanan Lepas Kontainer Ke-90 Ekspor Olahan Ikan   |   16:00 . Lebih Ramah Lingkungan, Warga Denpasar Coba Pertalite   |   15:00 . KBM Serentak 13 Juli, Ini Kata Kemenag Tuban   |   14:00 . Pertamina Pakai Sistem Konsinyasi Selesaikan Sisa Lahan Kilang GRR Tuban   |   13:00 . Seratus Persen Kilang GRR Tuban Olah Minyak dari Luar Negeri   |   12:00 . Bupati Resmikan Yayasan Al-Chusnaniyah Jadi Madrasah Tangguh   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 09 June 2019 11:00

5 Kecamatan di Tuban Kehilangan Air Lebih Cepat Kemarau Ini

5 Kecamatan di Tuban Kehilangan Air Lebih Cepat Kemarau Ini

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Mengacu musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Tuban pada Tahun 2018, bahwa ada beberapa wilayah di Kabupaten Tuban yang mengalami penurunan debit sumber air diantaranya adalah Kecamatan Senori, Kecamatan Bangilan, Kecamatan Parengan Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Semanding.

Di tahun 2018 ada 23 titik sumber air yang di bor oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman PRKP. Diantaranya lokasi yang berhasil Desa Sandingrowo, Desa Bangunrejo, Desa Simo Kecamatan Soko, Desa Karangrejo, Desa Kayen, Desa Banjarejo, Desa Margosuko, Desa Tenggerkulon Kecamatan Bancar, Desa Saringembat Kecamatan Singgahan.

Lainnya Desa Nguluhan Kecamatan Montong, Desa Margorejo Kecamatan Kerek, Desa Dagangan Kecamatan Parengan, Desa Bulumeduro Kecamatan Bancar, Desa Kedungharjo Kecamatan Widang, Desa Genaharjo Kecamatan Semanding, Desa Sambongrejo Kecamatan Semanding, dan Desa Ngampelrejo Kecamatan Bancar.

Kepala Dinas PRKP Tuban, Darmaji menjelaskan adapun lokasi yang tidak berhasil yakni Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding, Desa Tuwiri Kulon Kecamatan Merakurak, Desa Jetak, Desa Bringin, Desa Tanggulangin Kecamatan Montong, dan Desa Jadi Kecamatan Semanding.

"Kekeringan yang dimaksud adalah suatu Dusun atau RT/RW yang pada waktu musim kemarau terdampak kekeringan, maka untuk menangani hal tersebut akan dilakukan koordinasi dengan pihak HIPPAM yang ada di Desa tersebut maupun Desa lain dalam satu Kecamatan untuk melayani Dusun atau RT/RW yang terdampak kekurangan air bersih," kata Darmaji kepada blokTuban.com dalam keterangan tertulisnya.

Untuk Tahun 2019 ada dua titik pengeboran, rencana di Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2019 ada lima titik Pengeboran.

"Target debit 2 ltr/dtk untuk dapat memenuhi kebutuhan sekitar 7000 Jiwa yaitu 1.400 KK," terangnya.

Sebagai catatan, Bulan April 2019 lalu Badan Meteorologi Klimatologi dan Gofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Tuban telah mengumumkan bahwa wilayah Bumi Wali telah memasuki musim kemarau. Sedikitnya ada empat fakta menarik yang harus disimak oleh masyarakat seputar musim kemarau tahun ini.

Kepala Stasiun Meteorologi Tuban, Desindra Deddy Kurniawan menjelaskan, prakiraan musim kemarau di Tuban dibuat oleh Stasiun Klimatologi Kelas II Malang. Laporan prakiraan sudah disampaikan ke Bupati Tuban, dan tiga intansi lain meliputi BPBD, Dinas Pertanian, dan Dinas PUPR Tuban.

“Empat fakta menarik yang dimaksud yaitu, sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban sudah mulai memasuki musim kemarau tahun 2019 pada bulan April 2019 dasarian III," terang Densidra.

Berdasarkan peta prakiraan curah hujan yang dikeluarkan oleh Stasiun Klimatologi Malang, akumulasi curah hujan musim kemarau tahun 209 berkisar antar 401-500 mm dengan sifat hujan normal.

Pada periode masa transisi dari musim penghujan ke musim kemarau perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrim. Seperti hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat.

"Sedangkan pada puncak musim kemarau tahun ini terjadi pada bulan Agustus-September. Perlu diwaspadai terjadinya bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan," tutupnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kemarau, kekeringan, air



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more