14:00 . Pemkab Dukung Kegiatan Survei Seismik 3D PHE TEJ di Tuban   |   13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 08 June 2019 08:00

Empat Tahun Terahkir, Cerai Gugat Masih Mendominasi di Tuban

Empat Tahun Terahkir, Cerai Gugat Masih Mendominasi di Tuban

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Empat tahun terahkir ini, perkara istri gugat suami ternyata masih mendominasi tingginya angka perceraian di Kabupaten Tuban. Ada beberapa faktor yang membuat wanita mengajukan perceraian.

Berdasrkan data dari Pengadilan Agama (PA)  Kabupaten Tuban.  Pada tahun 2016 tercatat ada 2.789 pengajuan cerai, cerai talak berjumlah 1.169 dan cerai gugat berjumlah 1.620.

Sedangkan pada tahun 2017 tercatat ada 2.764 pengajuan perceraian, cerai talak berjumlah 1.146 dan cerai gugat berjumlah 1.618. Untuk tahun 2018 tercatat 2.526 pengajuan perceraian, cerai talak berjumlah 1.003 dan cerai gugat berjumlah 1.523. Pada tahun 2019 bulan Januari hingga bulan April tercatat ada 927 pengajuan perceraian, cerai talak berjumlah 355 dan cerai gugat berjumlah  572.

"Beberapa tahun terahkir, cerai gugat yang mendominasi,"ungkap Panitera Muda Hukum PA,  Ahmad Qomarul Huda.

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang mebuat wanita mengajukan gugat,  seperti, himpitan ekonomi,  suami tidak lagi bertangung jawab dalam meberi nafkah, adanya orang ke tiga, kurangnya keharmonisan, cerai karena tidak mau dipoligami, kawin di bawah umur dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dari beberapa faktor tersebut,  ketidak harmonis yang paling sering diutarakan saat akan bercerai. Hal tersebut dikarenakan,  pada dasarnya wanita mempunyai hati yang lembut apabila sering menerima tekana dan dipendam didalam hati, lama - kelaman akan menjadi bumerang.

"Banyak yang berpikir dari pada ribut terus, lebih baik berpisah,"ungkapnya.

Untuk ia berpesan, kepada masayarakat sebelum melangkah ke jejang pernikah alangkah baiknya persiapkan metela terlebih dahulu. Intinya,  apabila sudah menikah harus saling menerima kekurangan masing - masing pasangan dan saling terbukan anatara pasangan dalam hal apa pun jangan sampai ada yang disembunyikan karena dapat memicu konflik.

"Menyatukan dua individu dalam pernikahan tidak lah mudah,"tandasnya.[nid/ito]

Tag : cerai, pengadilan, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more