15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 08 May 2019 18:00

Kades Glondonggede Resmi di Tahan Kejari Tuban

Kades Glondonggede Resmi di Tahan Kejari Tuban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban telah melakukan penahanan terhadap Kastur Kepala Desa (Kades) Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban atas kasus korupsi yang dilakukannya.

Penahanan itu dilakukan, sejak Senin (6/5/2019) kemarin setelah limpahan berkas dari pihak kepolisian Polres Tuban dinyatakan lengkap.

Saat dikonfirmasi, Kasi Pidsus Kejaksan Negeri Tuban, Kusbiyantoro mengatakan, tersangka tersebut sudah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Tuban.

"Penahanaan terhadap tersangka sudah dilakukan Kejari Tuban sejak 6 Mei," ujar Kusbiyantoro, Rabu (8/5/2019).

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan keterangan serta berkas perkara tersangka menilap uang senilai Rp100 juta dari dana kas desa 2016 yang dialokasikan untuk pembangunan balai desa.

Namun lebih detail terkait korupsi tersebut, Kasi Pidsus belum bisa menjelaskan. "Intinya tersangka korupsi Rp100 juta dana kas desa tahun 2016. Untuk pembuktian detail di persidangan nanti," pungkasnya.

Diketahui, saat melakukan Pers Release di Mapolres Tuban pada, Jumat (3/5/2019) lalu, Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyowasono menjelaskan, dana kas desa yang disiapkan untuk membangun kantor desa itu senilai Rp157 juta, dan hanya bisa dipertanggungjawabkan Rp50 juta.

"Yang Rp7 juta dikembalikan tersangka ke kas desa, dan yang Rp100 juta tak bisa dipertanggungjawabkan," ucap Wakapolres Kompol Teguh, kepada blokTuban.com, dalam pers rilis di Mapolres Tuban, Jumat (3/5/2019).

Karena tersangka tak bisa mengembalikan uang negara ke kas desa, jelas Wakapolres maka diindikasikasin dipakai untuk kepentingan pribadinya. Tindakan ini melanggar Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 8 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pengubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.[hud]

Tag : kejari, tuban, kaus, korupsi, kades, glondonggede, tambakboyo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more