15:00 . Diduga Ledakan Tabung LPG, 2 Rumah di Prambontergayang Ludes Terbakar   |   14:00 . Pengrajin Blangkon dari Tepi Bengawan Solo   |   13:00 . Pasca Bencana, BPBD Kaji Cepat Banjir dan Longsor Waleran   |   12:00 . Begini Pesan Wabup Saat Hadiri Tasyakuran HPN   |   11:00 . Otodidak, dari MC Hingga Jadi Perajin Blangkon   |   10:00 . Kebakaran di Bangilan Ludeskan 5 Rumah   |   09:00 . Banjir dan Longsor Terjang Tuban   |   08:00 . Diskoperindag-Baznaz Berikan Pinjaman tanpa Bunga   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   21:00 . Pedagang Pasar Datangi Diskoperindag Wadul Kondisi Pasar   |   20:00 . Perakitan Kotak Suara di KPU Tuban Hampir Usai   |   18:00 . Baru 728.805 Jiwa tang Terdaftar JKN di Tuban   |   17:00 . Akibat Hujan Deras Kawasan Waleran Dilanda Banjir dan Longsor   |   16:00 . Gotong Royong Warga Semanding Benahi Tanggul   |   15:00 . Warga Temaji Keluhkan Bau Asap Batu Bara   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 16 October 2018 18:00

Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes

Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung. Dana penyertaan modal tersebut berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset.

Jasa pelayanan dan usaha lainnya BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat desa. Hal itu sesuai Undang-undang (UU) No 6 Tahun 2014.

BUMDes dibentuk oleh pemerintahan desa untuk mendayagunakan seluruh potensi ekonomi, kelembagaan perekonomian serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia. BUMDes diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Di Kabupaten Tuban, dari 311 desa saat ini sudah ada 200 BUMDes. Padahal tahun kemarin (2017) baru terbentuk 18. Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB (Dispemas-KB) Kabupaten Tuban, Mahmudi, Selasa (16/10/2018).

"Ini berkat kerjasama yang baik antara Dispemas-KB dengan pendamping P3MD, sehingga saat ini BUMDes yang sudah terbentuk sebanyak 200," kata Mahmudi saat membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM BUMDes di salah satu Hotel di Tuban, Selasa (16/10/2018) sore.

Selain itu, saat ini di Bumi Wali sebutan Kabupaten Tuban juga telah terbentuk tiga BUMDes bersama. Padahal sebelumnya baru ada satu.

Pihaknya juga mengaku terus meningkatkan pengembangan dan pemberdayaan BUMDes yang sudah terbentuk. Sehingga ia menyatakan tidak hanya dibentuk saja langsung selesai, namun ada tindaklanjut.

"Saat ini juga ada tiga BUMDes bersama yang sudah terbentuk, yaitu di Kecamatan Widang, Bancar dan Montong. Semoga kedepan bisa bertambah," ucapnya menambahkan. [rof/rom]

Tag : bumdesa, bumdes

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more