15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 16 October 2018 15:00

Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos

Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos

Reporter: Mochamad Nur Rofiq
 
blokTuban.com - Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomer 23 Tahun 2018 memberi kewenangan Peserta Pemilu dapat melakukan Kampanye melalui media sosial (Medsos). Guna mengantisipasi kampanye bermuatan negatif, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 
 
Hal ini akan memudahkan KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan. Sehingga jika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dan KPU dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
 
Terkait hal tersebut, Bawaslu akan melakukan upaya pencegahan dan pengawasan khusus. Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan strategi yang matang agar penanganan benar-benar tepat. 
 
"Sebagai strategi upaya pencegahan dan pengawasan kita lagi memperbaiki sistem berbasis teknologi informasi," kata Komisioner Bawaslu Tuban, Ulil Abror Almahmud kepada blokTuban.com beberapa waktu lalu. 
 
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Tuban itu menambahkan, pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi aktif mengawasi kampanye lewat medsos. Pihaknya juga tidak menampik, jika Bawaslu juga menggandeng pihak-pihak terkait sebab, penanganan pelanggaran kampanye lewat medsos ini bermacam jenisnya. 
 
"Kita menggandeng partisipasi masyarakat dalam bentuk pengawasan partisipatif serta menggandeng pihak-pihak terkait. Sebab, kita sadar bahwa inovasi pelanggaran kampanye khususnya media sosial, tidak semuanya bisa diantisipasi dengan aturan-aturan pengawasan saja," ulasnya panjang lebar. [rof]

Tag : bawaslu, kpu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more