12:00 . BST Tahap Enam, 30.820 KPM Dapat Rp300 Ribu   |   10:00 . Tertimpa Reruntuhan Besi Tower, Rumah Warga Panyuran Rusak   |   09:00 . Hipmi Dorong Pemerintah Beri Peluang Besar Pengusaha Lokal   |   08:00 . Gerindra Siap Kerahkan Kader Rebut Kemenangan Setia Negara   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 06 August 2018 13:00

DPKP: 18 Hektar Lahan Pertanian Tuban Dilanda Kekeringan

DPKP: 18 Hektar Lahan Pertanian Tuban Dilanda Kekeringan

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban menyatakan, daerah pertanian di wilayah utara mulai kekering pada musim kemarau tahun 2018 ini. Untuk itu perlu diantisipasi agar para petani tidak terlalu merugi.

"Untuk sementara data yang masuk sudah 18 hektar, yaitu di wilayah Kecamatan Tambakboyo," terang Kepala DPKP Tuban, Murtadji kepada blokTuban.com, Senin (6/8/2018).

Ia menambahkan, petani yang terdampak belum mengikuti asuransi. Sehingga pemerintah hanya bisa mengganti dengan diberikan benih.

Dengan harapan, minimal untuk tanam berikutnya petani tidak beli benih. Otomatis mengurangi biaya oprasional.

"Karena kelompok yang bersangkutan belum ikut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) kita upayakan mendapatkan ganti rugi benih padi," ucapnya menambahkan.

Diketahui, memasuki masa tanam kedua yakni periode Juli hingga September, saat ini juga sedang berlangsung musim kemarau. [rof/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : tani, kekeringan, pertanian



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more