20:00 . Harga Bawang Mulai Berangsur Turun   |   19:00 . Positif Covid-19 Turun, Efektivitas PPKM Mikro Belum Disimpulkan   |   18:00 . Jadi Prioritas 2021, Ini Deretan Infrastruktur yang Digenjot Tuban   |   16:00 . Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini   |   15:00 . Diduga Keluyuran, Status Terdakwa KK Ganda Diusulkan jadi Tahanan Rutan   |   08:00 . Momen HPN 2021, BNI Tuban Beri Kejutan Kue Ulang Tahun Kepada Insan Pers   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |   18:00 . Sederet Penerima Hibah Rp7,175 Miliar APBD Tuban tahun 2021   |   17:00 . Cerita Penyintas Covid-19: Rutin Donor Plasma Membuat Tubuh Semakin Sehat   |   16:00 . Pameran Virtual Bulan Maret Diikuti Pelukis dari Tapin Hingga Jambi   |   13:00 . Harga Cabai Melambung, Cabai Busuk Kering di Tuban Dijual Rp50 Ribu Perkilogra   |   12:00 . Setelah Nakes, Ulama jadi Prioritas Vaksinasi   |   07:00 . Selain Bau Mulut, Waspada 3 Masalah Kesehatan Ini Jika Malas Menyikat Gigi   |   19:00 . Kasat Sabhara Polres Tuban Cukur Anggota Berambut Panjang   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Selama Panen Januari, Harga GKP Menurun

bloktuban.com | Thursday, 01 February 2018 11:00

Selama Panen Januari, Harga GKP Menurun

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Tuban mengalami penurunan pada Januari 2018. Menurut data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dari beberapa kecamatan, penurunan harga mulai dari 14 hingga 20 persen.

Kepala DPKP Tuban, Murtadji ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Kamis (1/2/2018) menyebutkan, untuk harga GKP di tingkat petani Kecamatan Jenu, pada panen awal sebesar Rp6000, namun untuk sekarang tinggal Rp4800. Itu artinya penurunan harga kisaran 20 persen.

Berbeda dengan di Kecamatan Soko, saat ini selisih lebih tinggi Rp100, yaitu GKP srharga Rp4900 per kilo gram (kg). "Harga di atas khusus yang menggunakan alat perontok Power Traeser," tutur Murtadji.

Lebih lanjut mantan Camat Bancar itu menjelaskan, untuk daerah Widang harga GKP di awal Rp5800 sekarang tinggal Rp4200. Sedangkan untuk wilayah Rengel harga awal Rp5600 - 5800 sekarang menjadi Rp4800 - 4900, setara 14 persen.

"Sedangkan kalau pakai alat perontok Comnine, biasanya beda harga kisaran Rp400 sampai 600 per kilogramnya," imbuhnya menandaskan.

Kendati begitu, GKP di tingkat petani Tuban lebih tinggi dari Harga pembelian pemerintah (HPP). Sebab, sesuai dengan Inpres No 5 tahun 2015 yang merupakan inpres terakhir soal HPP gabah dan beras, HPP untuk GKP ditetapkan sebesar Rp 3.700 per kg.[rof/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : gkp, harga, gabah



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more