07:00 . WHO Harap Negara Tak Kendor Hadapi Covid-19   |   15:00 . Cerita Sambal Rumahan di Tuban bisa Masuk Supermarket   |   14:00 . Harga Telur Ayam Alami Penurunan   |   13:00 . Berkah Proyek Ring Road, Musisi Tuban Sulap Akar Jati Terbuang Bernilai Seni   |   12:00 . Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan   |   11:00 . Harga Cabai Terus Melonjak, Menjadi Rp125 Ribu per Kilogram   |   21:00 . Pandemi, Penghasilan Tukang Becak Anjlok   |   20:00 . Harga Bawang Mulai Berangsur Turun   |   19:00 . Positif Covid-19 Turun, Efektivitas PPKM Mikro Belum Disimpulkan   |   18:00 . Jadi Prioritas 2021, Ini Deretan Infrastruktur yang Digenjot Tuban   |   16:00 . Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini   |   15:00 . Diduga Keluyuran, Status Terdakwa KK Ganda Diusulkan jadi Tahanan Rutan   |   08:00 . Momen HPN 2021, BNI Tuban Beri Kejutan Kue Ulang Tahun Kepada Insan Pers   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |  
Sun, 07 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sebagian Sawah Petani Jatirogo Mulai Kering

bloktuban.com | Tuesday, 30 January 2018 18:00

Sebagian Sawah Petani Jatirogo Mulai Kering

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Musim tanam kali ini, sebagian sawah petani di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban mengering. Pasalnya kiriman air hujan yang diharapkan petani tak kunjung turun.

"Sudah hampir satu bulan jarang hujan, air belik (sumur) pun tak lagi cukup untuk mengairi sawah kami," ujar seorang petani asal Demit, Jatirogo, Rianti (28), Selasa (30/1/2018).

Sawah Rianti merupakan sawah tadah hujan Luas tanaman padinya sekitar seperempat hektar. Jika tumbuh subur, bisa memanen sejumlah dua ton gabah.

Saat ini menurut Rianti, padinya sudah berusia dua bulan. Padi yang tampak hijau tersebut waktunya mrucuti (berbuah).

"Jika kekurangan air, bisa-bisa bulirnya kurang sempurna dan hasilnya menyusut," imbuh ibu dua anak itu.

Selain Rianti, petani lain, Zainu (47) juga bernasib sama. Bahkan ia lebih ironis, lantaran bibit yang ia sebar gagal ditanam.

"Usianya sudah 60 hari bibit ini. Sayang tidak bisa tanam, lantaran tanahnya kering," kisah petani asal Jatiklabang itu. [rof/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : tanaman, padi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more