Pemuda Aliansi Pengangguran Ring I Semen Gresik Tuntut Dipekerjakan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Puluhan pemuda tuna karya atau pengangguran yang berasal dari berbagai desa di sekitar Pabrik Semen Gresik mendatangi Kantor Bina Lingkungan Semen Gresik pabrik Tuban, Jumat (8/12/2017).

Kelompok pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pengangguran Ring I Semen Gresik tersebut datang untuk menuntut Semen Gresik bertanggungjawab atas meningkatnya angka pengangguran di wilayah Ring I dengan mempekerjakan mereka di pabrik.

Tidak berselang lama, perwakilan Semen Gresik, dari Bina Lingkungan Semen Gresik, Siswanto, menerima kedatangan mereka untuk menerima aspirasi.

"Kami minta Semen Gresik tidak menutup mata dengan maraknya pengangguran di desa-desa Ring I. Kami minta dipekerjakan dipabrik semen, karena kami tidak punya pekerjaan" pinta Bowo, Koordinator Aliansi dari Dusun Koro ini.

Mereka juga menuntut Bina Lingkungan untuk memfasilitasi dialog dengan para subkontraktor di lingkungan Semen Gresik untuk menyampaikan aspirasinya.

"Kita tidak muluk-muluk ingin jadi pegawai semen. Kita hanya ingin kerja meski hanya di lingkup pembersihan. Jika Semen Gresik tidak bisa mengatasi masalah pengangguran ini, tutup saja pabrik semen ini" pungkas Bowo.

Hal senada juga disampaikan oleh pemuda asal Desa Sumberarum, Indra. Di hadapan perwakilan Menejemen Semen Gresik, pemuda yang tergabung dalam aliansi ini menuding Semen Gresik telah mendiskriminasi dan mengabaikan mereka.

"Sama-sama Ring I Semen Gresik, kenapa yang lain bisa bekerja disini dan kami tidak," protes Indra.

Padahal, menurut pemuda asal Desa Sumberarum tersebut menambahkan, setiap hari ia juga mendengar bisingnya suara suara mesin pabrik berbungi, menghirup debu semen dan gemuruh peledakan di area tambang. Ini namanya diskriminasi.

Dalam pertemuan itu, aliansi juga membeberkan banyaknya pekerja pabrik semen yang berasal dari luar daerah. Mereka ingin Ring I yang terdampak langsung dengan aktifitas tabang dan produksi Semen Gresik ini diprioritaskan.

"Kita minta agar Semen Gresik membuka lowongan pekerjaan dengan semangat padat karya, agar pengangguran di desa Ring I bisa teratasi" tambah Chanif dari Desa Karangasem.

Menanggapi tuntutan para pemuda tersebut, Siswanto, perwakilan dari Bina Lingkungan Semen Gresik mengatakan bahwa selama ini pekerjaan yang ada telah diisi dari pekerja Ring I.

"Soal rekrutmennya seperti apa, itu kita serahkan kepada subkontraktor. Yang jelas kita mewajibkan seleksi dilakukan secara terbuka dan memprioritaskan warga Ring I," jelas Siswanto.[hud/col]