17:00 . Tinjau Tanggul Embung Jebol di Plumpang, BPBD: Penanganan Darurat Akan Dilakukan   |   15:00 . Perubahan Tata Ruang Wilayah Picu Banjir di Tuban   |   14:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   13:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   11:00 . Proyek Penambalan Jalur Pantura Picu Kemacetan Panjang   |   10:00 . Tanggul Avour Suru Jebol, 60 Rumah di Cendoro Terdampak   |   09:00 . Basarnas Pimpin Pencarian Korban Hanyut di Avour Suru, Fokus di 6 Titik   |   07:00 . Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!   |   23:00 . Tanggul Embung Jebol, 110 KK di Desa Sumberagung Terendam Banjir   |   22:00 . Arus Sungai Makin Deras, BPBD Hentikan Pencarian Korban   |   20:00 . Petani Pucangan Palang Hanyut di Sungai, Begini Kronologinya   |   19:00 . Sempat Terendam Banjir, Arus Lalulintas Tuban-Widang Tersendat   |   18:00 . Warga Kumpulrejo Bangilan Tolak PJ Kades dari Luar Desa   |   17:00 . Diduga Ugal-ugalan dan Bahayakan Pengguna Jalan, Kendaraan Bus Ditilang   |   16:00 . Hasil Musdes Kasus Perselingkuhan Kasun di Montong Belum Disampaikan ke Kecamatan   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Razia Satpol PP, Satu Pedagang Diamankan

bloktuban.com | Monday, 28 December 2015 12:00

Razia Satpol PP, Satu Pedagang Diamankan

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban melaksanakan razia kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang bandel dan berjualan di tempat terlarang. Saat razia, Satpol PP mengamankan satu warung yang masih berjualan di atas trotoar. Warung tersebut milik Sukarmi yang berada di Jalan Teuku Umar tepatnya di Terminal Lama.

Staf Operasional Satpol PP Dwi Ariyanto mengatakan, operasi ini adalah operasi rutin yang setiap pagi selalu dilaksanakan. "Kami memantau wilayah-wilayah yang sebelumnya menjadi pusat keramaian PKL, seperti di Terminal Lawas," ujarnya.

Menurut Dwi, dalam operasi kali ini ditemukan satu warung yang masih berjualan di atas trotoar dan itu masih sering dilakukan oleh pemilik warung, Sukarmi.

"Sukarmi ini sudah mendapatkan tiga kali Surat Peringatan (SP) dari Satpol PP, karena sudah terlalu sering membandel. Dalam operasi ini pemilik Warung kembali menjual dagangannya di atas trotoar sehingga kami harus melakukan pengangkatan terhadap barang-barangnya," jelasnya kepada blokTuban.com.

Sedangkan, Sukarmi yang baru tiba dari pasar untuk membeli kebutuhan warungnya hanya bisa pasrah melihat barang bawaannya diangkut oleh petugas Satpol PP.

"Nanti kita berharap Sukarmi bisa datang ke kantor Satpol PP untuk memberikan keterangan terkait dirinya yang masih berjualan di atas trotoar," pungkas Dwi. [nok/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : razia, satpol, pkl



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more