12:00 . Kecelakaan di Pakah-Soko, Pemotor Meninggal, Mobil Pengisi ATM Terbalik   |   11:00 . Jalan Pantura Ditanami Pisang   |   08:00 . Pekerja Industri Mulai Donorkan Plasma Konvalesen di PMI   |   07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |   15:00 . Tiga Bulan Pertama 2021, BMKG Ingatkan Ada Multi Resiko Bencana   |   11:00 . Kepergok Tak Pakai Masker, Pelanggar Dihukum Push Up   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   17:00 . Agen E-Warung: Beras BPNT Harus Sesuai Pedum, Kalau Tidak Akan Ditolak   |   15:00 . Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Semanding Ditutup   |   13:00 . Warga Minta Kasun Yang Digrebek Saat Selingkuh Diberhentikan   |   12:00 . SIG Pasok 11.500 Meter Kubik Beton untuk Masjid Istiqlal   |   11:00 . Data KPM BPNT Tuban yang Dihapus Sistem Diajukan Ulang ke Kemensos   |   10:00 . Dukung Penunjukan Calon Kapolri, FKUB Tuban: Ini Wujud Kebhinekaan di Indonesia   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Terlanjur Tebar Benih, Hujan Tak Kunjung Turun

bloktuban.com | Friday, 20 November 2015 10:00

Terlanjur Tebar Benih, Hujan Tak Kunjung Turun

Reporter: Khoirul Huda
 
blokTuban.com - Setelah beberapa hari yang lalu di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban di guyur hujan. Hal itu dinilai, pertanda bahwa musim penghujan telah datang, sehingga petani mulai menebarkan bibit padinya di sawah.

Namun yang terjadi kemudian, petani justru kecewa. Sebab, ternyata air hujan tidak turun setiap hari, sedangkan mereka terlanjur menebar bibit.

”Kerugian petani ini akan semakin banyak apabila dalam minggu-minggu ini hujan tidak kunjung datang,” ujar salah satu petani Rasto.

Menurut Rasto, petani yang mempunyai sumur air bor bisa memberikan pengairan pada sawah mereka meskipun hujan belum intensif turun. Namun bagi yang tidak punya, harus membeli air untuk pengairan.

"Beli air dari sumur bor orang, harganya RP 22.000 untuk satu jam," keluhnya.

Agar benih bisa tumbuh maksimal, imbuhya, dalam waktu 4 hari dibutuhkan pengairan satu kali. Jika hujan tak kunjung turun, bisa dihitung sendiri berapa biaya yang dikeluarkan untuk pengairan saja. Belum lagi untuk membajak sawah dan penanamannya.

Para petani berharap adanya sumur bor yang bukan milik perorangan, melainkan bisa kelompok agar biaya yang dikeluarkan untuk pengairan lebih terjangkau.

"Butuh banyak biaya untuk mengolah sawah. Mulai dari bibit sampai menjelang panen. Apalagi jika harga gabah tidak sesuai ketika panen raya. Berapa biaya yang dikeluarkan oleh petani," papar petani lainnya, Pak No. [hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : petani, montong, benih, sumur, hujan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more