Kilang TPPI Tuban Terbakar?
Kilang minyak Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dikabarkan terbakar sore ini, Jumat (8/12/2017).
Kilang minyak Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dikabarkan terbakar sore ini, Jumat (8/12/2017).
Hingga kini, tanda-tanda servis Sumur Tapen-003 tengah dilakukan. Sebelumnya, PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi, terkait rencana operasi di wilayah Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jum'at (14/7/2017) lalu.
Statement mengejutkan keluar dari field Manager Kerjasama Operasi (KSO) PT Pertamina EP Asset 4 Cepu, PT. Tawun Gegunung Energi (TGE), Ervino. Pihaknya mengaku, hingga minggu pertama bulan Desember ini, tak melakukan kegiatan apapun di sumur Gegunung Belanda (GGNB).
Pemerintah Kabupaten Tuban melaui Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Agus Wijaya mengungkapkan, pemerintah belum menentukan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2018 mendatang, terutama Premium dan Solar. Menurutnya, masyarakat diminta menanti penetapan dari pemerintah pusat.
PT Pertamina sepakat dan berencana membangun kantor perwakilan yang menyediakan informasi seputar Kilang Tuban. Kesepakatan itu dilakukan setelah adanya pertemuan antara perusahaan plat merah itu dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Usaha PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu pada pemboran sumur migas baru atau Sumur Tapen B2 membuahkan hasil. Pasalnya, sampai saat ini, sumur yang berlokasi di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban itu telah mengeluarkan minyak bumi.
PT Pertamina (Persero) mencatat ada potensi pendapatan yang hilang sebesar 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 19 triliun akibat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tak naik pada kuartal III-2017. Padahal, seharusnya harga BBM disesuaikan seiring kenaikan harga minyak
Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Kamis (12/10) atau Jumat pagi WIB, setelah Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan prospek pasar yang melemah.
Harga minyak bervariasi menjelang pertemuan negara-negara produsen minyak utama di Wina. Pertemuan tersebut akan memutuskan perihal perpanjangan batas produksi yang telah membantu mengurangi pasokan minyak mentah global.
Harga minyak acuan rata-rata naik 1 hingga 2 persen pada perdagangan kemarin, dan mencatatkan rekor keuntungan.<br /><br />Kenaikan harga ini dipicu diksui darin para investor mengenai kemungkinan OPEC untuk terus memangkas produksi, juga oleh laporan dari Departeman Energy dan Informasi Amerika Serikat soal persediaan.