Haji 2018
Kepulangan Jemaah Haji Sakit Tanggung Jawab Pemerintah
Dua jemaah haji yang masuk dalam kelompok terbang (Kloter) 42 dan 43 asal Kabupaten Tuban masih tertinggal di tanah suci.
Dua jemaah haji yang masuk dalam kelompok terbang (Kloter) 42 dan 43 asal Kabupaten Tuban masih tertinggal di tanah suci.
Dua jemaah haji asal Kabupaten Tuban dari Kloter 42 dan Kloter 43 masih tertinggal di Tanah Suci. Keduanya belum diperbolehkan pulang ke Tanah Air bersama rombongannya lantaran kondisinya saat ini masih di rawat di Rumah Sakit (RS) di Kota Madinah.
Tepat pukul 03.00 Wib rombongan jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 42 tiba di Kompi Senapan C521 terhitung 10 armada bus dengan 445 jemaah haji.
Tepat dini hari nanti jemah haji kloter 42 akan tiba di bumi wali (sebutan lain Kabupaten Tuban), lokasi penjemputan sendiri di Kompi Senapan C521, sehingga pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar tempat tersebut malam ini harus berhenti berjualan.
Satu jemaah haji bernama Kastari Kadaimandoko, asal Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban di pulangkan lebih awal (Tanazul) dari jadwal yang ditentukan sebelumnya lantaran mengalami sakit.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Tuban menyatakan penjemputan jemaah haji dapat dilakukan di dua tempat. Lokasi pertama di lapangan Kompi Senapan C Tuaban, di Jalan Sunan Kalijaga, Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban dan lokasi kedua di Asrama Haji Surabaya, Jalan Manyar Kertoadi No.1, Klampis Ngasem, Sukolilo, Klampis Ngasem, Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Bertempat di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Bupati H. Fathul Huda resmi memberangkatkan rombongan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Bumi Wali, Selasa (31/7/2018) pagi.
Ribuan masyarakat baik dari Kecamatan Kerek maupun luar kecamatan menghadiri acara Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Panitia Peringatan Hari Besar Islam Masjid Baiturrohman Dusun Luwuk, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/7/2018) malam.
Dua jemaah haji asal Kabupaten Tuban meninggal dunia di Tanah Suci Makkah, usai melaksanakan Wukuf. Dua jamaah tersebut adalah Rakiyem (64), asal Desa Jetak, Kecamatan Montong, dan Kasih (58), asal Desa Glodok, Kecamatan Palang.
Hari ini, Selasa (29/8/2017), Bupati Tuban KH. Fathul Huda dijadwalkan memberikan pemantapan armina kepada jemaah haji asal Kabupaten Tuban.