Skip to main content

Category : Religi, Sastra & Budaya


Patung Kongco Ikon Gres Klenteng Kwan Sing Bio

Satu lagi ikon gres yang dimiliki Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio. Patung Kongco Kwan Sing Tee Koe atau Kongco Kwan Kong berdiri menjulang dengan gagahnya.

Cerita Rakyat Tuban

Sendang Beji dan Cerita Pertempuran Sunan Kalijaga

Sendang Beji merupakan salah satu lokasi pemandian air hangat yang terletak di Dusun Tanggung, Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Ada cerita yang berkembang di tengah masyarakat, tempat ini berkaitan erat dengan masa muda Raden Said, atau Sunan Kalijaga. Cerita serupa juga didapat dari Mukti (63), salah satu tetua desa sekaligus juru kunci Sendang Beji.

2611 Janda Diputus Pengadilan Agama Selama 2016

Pengadilan Agama Tuban telah memutus perkara cerai sebanyak 2611 kasus ditahun 2016. Tentu saja dalam putusan tersebut akan berpengaruh terhadap status terbaru bagi penggugat ataupun tergugat. Setidaknya dalam putusan cerai itu ada sebanyak 2611 perempuan yang menyandang status janda.

Tepis Isu SARA, Misa Natal di Rengel Dihadiri Lintas Agama

Ada yang unik dalam pelaksanaan kebaktian misa Natal di gereja GPPS yang terletak di Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Pasalnya, sejumlah masyarakat dari latar belakang agama lain turut diundang di lokasi kebaktian, Jumat (23/12/2016).

Temuan Prasasti di Prunggahan Wetan

Prasasti Bertuliskan Suatu Anugerah Pemberian oleh Gagah Berani

Proses penelitian yang dilakukan pada temuan prasasti di Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban tahap awal telah dilakukan. Setelah dianalisis, prasasti berisi tentang pemberian anugrah oleh seseorang yang gagah berani.

Sampur Bawur, Tradisi Tuban yang Tetap Lestari

Warna warni akulturasi budaya yang kini terjadi, tidak melunturkan tradisi nyadran 'Sampur Bawur' dalam adat masyarakat Tanggung, Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Blok Buku

Indonesia dan Kegagalan Demokrasi

Mati Ketawa ala Refotnasi Menyorong Rembulan merupakan sebuah buku besutan Emha Ainun Nadjib atau yang lebih di kenal dengan sebutan “Cak Nun“. Buku ini merupakan rekaman upaya-upaya dan dialog yang dilakukannya dan para tokoh reformis lainya dengan pemerintahan dalam membuka jalan menuju Indonesia yang lebih demokratis.