Reporter: Dahrul Mustaqim
blokTuban.com - Salah satu kampus di Tuban, Politeknik Pertanian dan Peternakan (Poltana) Mapena Singgahan menjalin kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tuban melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Kesepakatan kerja sama ini turut disaksikan Koordinator Presidium KAHMI Tuban, Suhadi. Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan keilmuan, peningkatan sumber daya mahasiswa, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan akademik.
Direktur Poltana Mapena Singgahan Tuban, Teguh Dwi Putra, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terdapat fenomena penurunan kualitas SDM mahasiswa. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak semata disebabkan oleh kemampuan akademik, melainkan juga minimnya ruang pengembangan diri dan kepemimpinan.
“Mahasiswa saat ini banyak yang unggul secara kognitif, tetapi belum siap secara mental, sosial, dan kepemimpinan. Ini terjadi karena terbatasnya wadah untuk mengasah soft skills yang justru sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun kehidupan sosial,” ujarnya, Senin, (4/5/2026).
Ia menegaskan bahwa kampus tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, integritas, dan kepemimpinan mahasiswa.
"Namun, tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dirinya secara optimal," ungkapnya.
Dalam konteks tersebut, Teguh menilai organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis sebagai ruang kaderisasi dan pembentukan jati diri mahasiswa. Kehadiran organisasi seperti HMI, menurutnya, mampu menjadi wadah pembinaan nilai keislaman, kebangsaan, serta penguatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan manajemen organisasi.
“Melalui organisasi, mahasiswa belajar menghadapi dinamika, mengambil keputusan, hingga menyelesaikan konflik. Ini adalah proses pembelajaran yang tidak sepenuhnya didapat di ruang kelas,” jelasnya.
Ia menegaskan kerja sama antara Poltana Mapena dan HMI Cabang Tuban ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembinaan mahasiswa yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Program yang akan dijalankan meliputi pelatihan, diskusi, kaderisasi, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua HMI Cabang Tuban, Agus Siswanto, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengungkapkan bahwa penandatanganan perjanjian ini dilakukan bertepatan dengan kegiatan Latihan Kader (LK) I HMI di kampus setempat pada 1 Mei 2026.
Atas hal tersebut, HMI Tuban mengapresiasi langkah kampus yang membuka ruang kolaborasi bagi mahasiswa, khususnya kader HMI.
“Terima kasih kepada Direktur Poltana Mapena yang telah membuka ruang kerja sama bagi kami. Ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya secara akademik tetapi juga dalam penguatan soft skill,” ungkapnya.
Agus menambahkan, meskipun fasilitas dan program studi di kampus sudah mendukung proses pembelajaran, penguatan soft skill tetap menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan kualitas SDM di masa depan.
“Kami optimistis kerja sama ini dapat melahirkan mahasiswa yang cerdas, kritis, dan mampu berperan aktif di tengah masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin diperkuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa melalui MoU ini kedua pihak berkomitmen membangun sinergi berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, berintegritas, serta siap menjadi pemimpin di masa depan.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published