Reporter: Edy Purnomo
blokTuban.com - Manajemen Persatu Tuban tampaknya cukup jengkel dengan keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Kabupaten Tuban. Pasalnya, sampai detik ini, belum ada perusahaan baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau swasta yang secara pasti mendukung finansial klub kebanggan warga Tuban.
Meskipun di Tuban ada dua perusahaan semen, yakni PT Semen Gresik dan PT Holcim, dan beberapa perusahaan raksasa lain yang mempunyai wilayah operasi di Tuban seperti PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), PT Ubjom PLTU Tanjung Awar-Awar, Pertamina EP Asset 4, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), maupun Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
"Baru (ada) di Tuban, perusahaan yang sudah bertahun-tahun mengeruk kekayaan yang ada di Tuban tapi tidak mau peduli dengan perkembangan olahraga khususnya sepak bola," kata Manajer Persatu, Fahmi Fikroni, Selasa (4/4/2017).
Dia berharap perusahaan itu mau berkontribusi buat tim kebanggaan warga Tuban. Meski tidak bisa menjadi sponsor utama, namun bisa membantu meringankan beban klub buat perkembangan sepak bola di Tuban.
"Bahkan ada yang terang-terangan tidak mau," jelas Roni, sambil menyebutkan salah satu perusahaan besar di Tuban.
Diketahui, di Liga 2 Indonesia, Persatu akan masuk di grup V menghadapi beberapa lawan tangguh, termasuk Persebaya Surabaya. Selain Persebaya, beberapa tim yang juga satu grup dengan Persebaya adalah PSIM Jogja, Persepam MU, PSBI Blitar, Persinga Ngawi, Madiun Putra FC, dan Martapura FC. [pur/col]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published