‎Bidik Peluang Ekonomi Kreatif, Warga 6 Desa Ring 1 SBI Tuban Dilatih Sablon
Pelatihan Sablon Warga Ring PT SBI (Foto: Humas PT SBI)

‎Reporter: Mochamad Nur Rofiq

‎blokTuban.com – Peluang bisnis di sektor ekonomi kreatif kini dilirik warga sekitar operasional PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban. Melihat tingginya kebutuhan sablon untuk atribut komunitas hingga kemasan produk UMKM, SBI bersama UPT Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tuban membekali warga dengan pelatihan screen printing guna mencetak wirausaha baru.

‎Pelatihan yang digelar di Rumah Kreatif Tuwuh Mendhiri pada Selasa, 7 September 2026 ini melibatkan belasan pemuda dan pelaku usaha mikro dari enam desa sekitar wilayah operasional. Desa-desa tersebut meliputi Glondonggede, Sawir, Karangasem, Mliwang, Kedungrejo, dan Merkawang.

‎Selama beberapa hari, para peserta mendapatkan pembekalan intensif. Materi yang diajarkan mencakup teknik dasar pembuatan desain, penyiapan media cetak (afdruk), hingga praktik penyablonan manual. Pembekalan teknis ini dirancang agar peserta bisa langsung mandiri memulai maupun mengembangkan usahanya.

‎Community Relations & General Affairs Manager SBI Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.

‎“Kami ingin pelatihan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan. Peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga melihat keterampilan tersebut sebagai peluang untuk menciptakan penghasilan dan bahkan membuka usaha serta lapangan kerja bagi masyarakat lainnya,” terang Rizzal.

‎Ia menambahkan, sinergi bersama UPT BLKI Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Kabupaten Tuban menjadi langkah strategis agar peserta mendapat standar pembelajaran yang relevan dengan pasar.

‎“Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta dapat menangkap peluang pasar yang ada di lingkungan sekitar, mulai dari kebutuhan kaos dan atribut komunitas hingga mendukung UMKM lokal dalam membuat kemasan maupun materi promosi produknya,” imbuh Rizzal.

‎Respons positif juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran BLKI Tuban, Totok Ridwan. Pihaknya siap mengawal para peserta tidak hanya berhenti di ruang pelatihan.

‎“Kebutuhan akan keterampilan yang bisa langsung diterapkan menjadi peluang usaha sangat penting. Karena itu, kami tidak hanya memberikan materi dengan standar industri, tetapi juga siap mendukung peserta melalui pendampingan setelah pelatihan agar keterampilan yang diperoleh dapat benar-benar dimanfaatkan,” jelas Totok.

‎Manfaat pelatihan ini dirasakan langsung oleh peserta. Widik Dwi, warga Desa Mliwang, mengaku optimistis bekal yang ia dapatkan bisa menjadi batu loncatan untuk membangun bisnis sendiri.

‎“Saya senang bisa mengikuti pelatihan ini. Keterampilan sablon yang saya dapat bisa menjadi bekal untuk memulai usaha dan menambah penghasilan,” ungkap Widik.

‎Kegiatan pemberdayaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SBI pada pilar ekonomi. Lewat kolaborasi berkelanjutan ini, SBI dan BLKI Tuban berharap dapat melahirkan wirausaha baru, menyerap tenaga kerja lokal, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Tuban.[Rof]