Perjalanan Karir Christian SY, Musisi Dangdut Lokal Tuban yang Berkiblat Denny Caknan

Reporter : Dina Zahrotul Aisyi

blokTuban.com - Kabupaten Tuban rupanya telah banyak melahirkan musisi-musisi lokal, Salah satunya adalah Christianus Supriyadi Yohanudin atau yang dikenal sebagai Christian SY. Pria yang lahir di NTT tersebut merupakan salah satu musisi lokal Tuban yang terjun pada musik genre dangdut.

Chris, sapaannya, sudah menggemari dunia musik sejak kecil, bahkan saat ini bisa dikatakan bahwa bermusik adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari dirinya.

Sejak kisaran tahun 2019 akhir, Chris yang dulunya bermusik di genre musik-musik keras (hardcore) mulai terjun di genre musik dangdut hingga sekarang. Pada awalnya, ia mulai tergabung ke dalam salah satu band look like false di Tuban sejak tahun 2014, namun di pertengahan tahun 2019 ia memutuskan untuk bersolo karir.

Ketika mulai bersolo karir, ia tidak langsung memulai dengan genre dangdut melainkan musik pop, namun menurutnya lagu yang diciptikannya tersebut tidak begitu mendapat perhatian publik.

“Tahun 2019 pertengahan saya rilis satu lagu, pop banget. Lagu pertama dulu saya siarkan di pradya tapi nggak begitu ngangkat. Terus dapat saran dari temen-temen untuk ngikuti pasar,” terangnya kepada reporter blokTuban.com, Selasa (8/3/2022).

Christian mengaku bahwa, sebenarnya memang passion musiknya adalah genre hardcore, namun tentunya ia memiliki keinginan lain melalui hobinya bermusik, yakni bisa menghasilkan. “Meskipun sebetule passion musik di hardcore, poppunk, cuman kan gimana caranya tujuan saya di musik bisa sebagai hobi sekaligus menghasilkan dan biar dapat nama juga,” jelasnya.

Kemudian, ketika Chris mengeluarkan single pertamanya di genre musik dangdut yang berjudul gawe sopo, ia mengatakan perbedaanya begitu drastis jika dibandingkan dengan lagu genre pop yang dirilis sebelumnya. 

“Perubahannya beda banget, drastis. Ngefeknya bukan hanya di jumlah subscriber dan views, tapi pengikut akun sosial media saya di instagram juga meningkat banget, saya sempet kaget juga,” ceritanya.

Dari situ, ia akhirnya mulai kembali merilis lagu terbaru yakni Pupus Kembang Tresno di satu bulan terkahir. Berbeda dengan lagu sebelumnya yang merupakan karya miliknya sendiri, Pupus Kembang Tresno merupakan lagu ciptaan dari Jemy Tristan di bawah Aisa Production. 

“Jadi Pupus Kembang Tresno ini saya yang nyanyikan tapi karyanya Jemy, rilisan terakhir baru satu bulan yang lalu,” ungkapnya.

Meskipun pada dasarnya ia telah berkecimpung lama di bidang musik, namun ia mengatakan bahwa mempelajari musik dangdut baru di tahun 2019 tersebut, sehingga hal tersebut sebagai tantangan tersendiri untuknya. 

“Awalnya bikin lagu dangdut ya bingung dulu karena saya dulunya dengernya kan musik-musik hardcore, terus nyanyi dangdut dulu juga belum dari hati. Tapi lama-lama setelah dirasakan juga enak-enak aja musik dangdut,” jelasnya.

Selain menyanyi, pria yang bertempat tinggal di Tlogowaru, Merakurak itu juga sudah seringkali menciptakan lagu dan menulis liriknya sendiri. Untuk inspirasi liriknya, Chris bukan menulis kisahnya sendiri, melainkan tergantung dari apa yang sedang diminati pasar saat itu. Ia juga mengatakan bahwa salah satu kiblatnya untuk inpirasi lirik dan musik dangdut adalah Denny Caknan. 

“Lirik lagu saya itu bukan jawa yang alus atau jawa asli tetapi jawa campuran (bahasa sehari-hari) yang bisa dimengerti semua orang, inspirasinya dari apa yang sedang ramai sekarang itu ditulis,” jelasnya.

Setelah berkecimupung selama kurang lebih tiga tahun sebagai musisi dangdut lokal Tuban, Christian mengaku akan tetap berkarya di musik dangdut untuk seterusnya, bahkan ia sudah menyiapkan single baru yang akan dirilisnya. 

“Rencana juga mau rilis lagu baru, sudah dipersiapkan, sudah recording juga tinggal nunggu waktunya saja nanti,” ungkapnya. Lagu-lagu milik Christian SY juga bisa dinikmati di berbagai platform musik, seperti youtube, spotify, instagram musik, joox, apple music, dan sebagainya. Ia juga kerap melakukan live music setiap hari minggu di Angkringan Mamahku (Depan RSNU). [Din/Ali]