Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rencana Kunjungan Presiden RI

PC PMII Tuban Pinta Presiden Selesaikan Beberapa Persoalan

bloktuban.com | Wednesday, 07 March 2018 11:00

PC PMII Tuban Pinta Presiden Selesaikan Beberapa Persoalan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Terkait rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ke Kabupaten Tuban dan beberapa Kabupaten di Jawa Timur (Jatim) pada (8-9/3/2018).

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban menuntut agar presiden RI ke-7 tersebut segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang sedang dialami oleh negara saat ini.

"Dengan tegas PC PMII Tuban menuntut agar presiden segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang dialami oleh negara hari ini," terang Ketua PC PMII Tuban, Habib Mustofa, Rabu (7/3/2019).

PC PMII Tuban menilai, kunjungan presiden ke Tuban tersebut sangat strategis untuk bisa membuka dan menerima persoalan yang berada di daerah. Seperti halnya persoalan kesenjangan tenaga kerja yang hingga saat ini masih belum terselesaikan secara maksimal.

Selain itu, PC PMII Tuban juga meminta agar presiden segera menuntaskan kasus korupsi E-KTP yang sampai saat ini juga masih belum terselesaikan dan merugikan negara.

Di samping kasus e-KTP, menurut Habib, presiden juga harus membuat Perpu pengganti UU MD3 yang dinilai akan mengancam demokrasi di Indonesia. PC PMII Tuban menilai presiden seakan mengamini UU MD3 yang disahkan oleh DPR.

"Presiden juga harus sigap terkait soal kenaikan harga BBM yang dinilai mencekik rakyat. Maka PC PMII menolak atas kenaikan BBM yg dilakukan oleh pemerintah," pungkasnya.[hud/ito]

Foto:.net

Tag : presiden, tuban, ri



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini