Harga Jual Garam di Tuban Naik Berlipat Ganda, Stok Langka

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Harga jual garam di Kabupaten Tuban, mengalami kenaikan berlipat-berlipat ganda. Hal ini merupakan imbas dari turunnya produktivitas garam di daerah tersebut, sehingga stok menjadi langka.

Salah seorang petani garam tradisional di Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Witono, mengatakan jika ketersediaan stok bahan dapur berasa asin tersebut membuat harga jualnya melambung cukup tinggi.

“Harganya (garam) sekarang naik drastis, soalnya stok nya nggak ada. Kalau musim hujan begini biasanya stok petani dikeluarkan, tapi tahun ini nggak ada stok. Jadi untuk sementara minta kiriman dari luar daerah, untuk mensupplay pelanggan,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh blokTuban.com, Sabtu (15/10/2022).

Jika biasanya harga garam yang ia jual hanya Rp400-600 per kilogram, pada musim ini petani bisa menjual hasil panen garamnya dengan harga yang cukup tinggi, yaitu Rp1.500 hingga Rp1.700 per kilogram.

Menurutnya, setelah petani memanen hasil produktivitas garamnya, mereka menjualnya kepada pembeli lokal yang memiliki usaha pengeringan ikan. Pasalnya, saat ini petani belum dapat memasok ke perusahaan luar daerah. Lantaran umur panen garam yang kurang tua, sehinga kadar NaCl pada garam masih rendah.

“Kebanyakan di sini setornya ke lokal, di tempat pengeringan ikan,” sambungnya.

Baca juga :

Pertengahan Oktober 2022, Emas Antam Turun Level di Harga Rp935.000 Per Gram

Telur Ayam Tuban Naik, Daging Sapi Turun 2,94 Persen

Delapan Bahan Pokok di Tuban Turun, Terparah Cabai

Dengan demikian, ia berharap agar pemerintah bisa menyediakan gudang stok garam dan dibeli oleh pemerintah. Hal tersebut, bertujuan agar harga garam di Kabupaten Tuban bisa terus stabil. Tidak seperti saat ini yang harganya naik-turun, karena bergantung pada harga pasar.

“Yang diharapkan dari petani itu, ada gudang stok terus nanti yang membeli juga pihak pemerintah. Gudang stoknya juga punya pemerintah, sehingga nanti harganya bisa stabil,” paparnya. [Sav/Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS