07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mensos Marah Bansos Tiga Bulan Baru Cair Dua Bulan

bloktuban.com | Saturday, 24 July 2021 16:00

Mensos Marah Bansos Tiga Bulan Baru Cair Dua Bulan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pencairan Bantuan Sosial Pangan Tunai (BPNT) tiga bulan yang baru dicairkan dua bulan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tuban memicu kemarahan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini.

Temuan tersebut diketahui Mensos Risma saat mengunjungi penerima Bansos di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban pada Sabtu (24/7/2021) siang. Sebelumnya Risma menyerahkan BST di Kantor Pos Tuban.

"Saya akan peringatkan kenapa Bansos tiga bulan baru dicairkan dua bulan. Lembaga hukum juga sudah dengar soal ini, tinggal lihat nanti," kata Risma kepada blokTuban.com disela kunjungan.


Setelah kunjungan ini, temuan keterlambatan Bansos akan Risma bahas bersama Bupati Tuban. Tentunya evaluasi akan dilakukan, karena kasihan penerima bila Bansos tiga bulan baru diberikan dua bulan.

"Saya pikir pak Bupati bisa mengambil langkah yang terbaik," imbuh mantan Walikota Surabaya itu.



Terpisah, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky akan mengevaluasi dan menindaklanjuti temuan Mensos. Mengingat dirinya baru menjabat sebagai Bupati sebulan pasca pelantikan 20 Juni lalu.

Disinggung proses hukum, Bupati Lindra meminta tidak perlu ke jalur tersebut bila temuannya Mensos bisa dikomunikasikan. Komunikasi akan dilakukan dulu dan jangan berspekulasi terlalu jauh.

"Saya baru sebulan dan baru ada temuan dari bu Menteri. Jangan duga menduga dulu kita akan menelaah secara keseluruhan," sambung Bupati Lindra.

Saat di lapangan, Risma kemudian menghitung harga komoditas BPNT senilai Rp400 ribu yang diterima KPM selama dua bulan. Beras 15 Kilogram Rp300.000, telur Rp26.000 dan komoditas lainnya.

Untuk Bansos Rp200 ribu bulan terakhir, kata Kepala Dinsos P3A Tuban, Eko Julianto masih tersimpan di kartu. Risma kemudian menanyakan berapa bunganya jika di Tuban ada 80 ribu KPM. Mensos tidak terima dengan skenario pencairan Bansos di Tuban, dan meminta Bupati Lindra menyelesaikannya dengan Kadinsos.

Sehari sebelumnya, Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Tuban, Santoso menjelaskan sebenarnya dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI memberikan Bansos selama tiga bulan, tapi Tikor Kabupaten Tuban mengatur dan menyalurkannya dua bulan dulu.

Karena bila dicairkan sampai bulan September ada kelemahan, yaitu kualitas komoditas akan rusak karena metode penyimpanan yang kurang baik, dan kalau kebanyak komoditas yang diterima KPM akan berpeluang dijual. [ali/sas]

Tag : mensos, risma, tuban, kpm, bpnt



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more