08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sepatu Second Brand, dari Hobi Jadi Usaha Menjanjikan

bloktuban.com | Thursday, 24 June 2021 13:00

Sepatu Second Brand, dari Hobi Jadi Usaha Menjanjikan

Reporter : M. Anang Febri

blokTuban.com - Bekerja dengan pasion yang tepat, sudah barang tentu akan mendorong pengaruh kesuksesan pada usaha yang ditekuni. Apalagi jika hobi yang tersalurkan dengan baik, ditambah kemauan yang kuat, bisa melancarkan pekerjaan. Seperti halnya kisah pebisnis sepatu second yang satu ini.

Dari hobi, kemudian dituangkan ke bisnis, jadilah usaha yang menjanjikan bagi Jamin, warga asal Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko yang membuat toko sepatu second brand.

"Karena hobi sepatu, kenapa tidak, kalau kita yang menyediakan sepatu tersebut," ungkapnya.

Latar belakang ini, kemudian menggiringnya untuk menyediakan sepatu bekas nan berkualitas untuk dijual kembali dengan harga yang masuk akal.

Sepatu yang ia jual pun beragam, yang khusus di impor dari sejumlah negara dengan kualitas mulus antara 75 hingga 90 persen.

"Yang kami jual adalah sepatu bekas ori, minim minus. Harga tergantung merk, mulai dari Rp 250 ribuan hingga jutaan," tutur pengusaha yang kini mendirikan stand sepatu di Jl. Raya Rengel itu.

Adapun sejumlah merk sepatu ternama yang dijualnya, seperti Converse, Adidas, New Balance, Vans, Nike, Balenciaga, Under Armour, juga brand Italia seperti Gucci, Louis Vuitton, dan lainnya.

Sepatu branded itu banyak diminati masyarakat. Bahkan, ada pula pembeli dari Sorong, Biak Papua, sekali ambil pesanan langsung 10 hingga 25 pasang.

"Jika dibanding, sepatu seken impor kualutasnya jauh lebih baik dari lokalan. Tentu pembeli sangat beruntung, karena sepatu yang rata-rata dipakai kalangan menengah keatas, bisa didapat dengan harga miring, dan berkualitas tinggi," lengkap lelaki yang akrab dipanggil Mas Amin kepada blokTuban.com, Kamis (24/6/2021).

Selain berjualan offline dengan membuka stand atau toko, usaha yang ditekuni bersama istrinya tersebut juga dipasarkan melalui jejaring online via medsos. [feb/sas]

Tag : brand, sepatu, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more