07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

GUSDURian Bangun Hunian Sementara Unik untuk Korban Gempa

bloktuban.com | Wednesday, 12 May 2021 20:00

GUSDURian Bangun Hunian Sementara Unik untuk Korban Gempa

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Seakan tak kenal lelah, meski di Bulan Ramadan, tim relawan GUSDURian Peduli terus bergerak membangun Hunian Sementara (Huntara) hingga larut malam untuk penyintas gempa bumi di Lumajang dan Malang, Jawa Timur.

Huntara ini berukuran 4x6 meter, dengan rangka baja ringan, berdinding calsiboard, beratap terpal dengan lantai plester. Dilengkapi dengan dua ventilasi di bagian atas depan dan belakang, juga dilengkapi dengan dua buah lampu dan satu stop kontak.

Desainnya pun dibuat unik tidak seperti kebanyakan Huntara yang ada, tapi lebih menyerupai Homestay atau Bungalow. Ketua Umum GUSDURian Peduli, A'ak Abdullah Al-Kudus, mengatakan desain ini sengaja dipilih, selain karena lebih nyaman dan sejuk bagi penghuninya, juga bentuknya unik. Desain ini juga diharapkan bisa menjadi terapi untuk mengurangi trauma pada penghuninya.

"Dengan desain ini, kami berharap penghuninya tidak merasa sedang mengungsi, tapi seolah sedang piknik," kata Gus A'ak.

Disambung Sekretaris Desa Sidomulyo, Syaiful Rizal mengaku sangat senang atas bantuan Huntara ini. Dari berbagai relawan yang turut andil dalam penanganan korban gempa di Lumajang, khususnya Desa Sidomulyo, GUSDURian Peduli menurutnya dapat memberikan warna yang berbeda.

"Huntara yang dibangun oleh GUSDURian Peduli sudah memenuhi beberapa unsur yang dibutuhkan oleh warga terdampak, seperti bahan bangunan yang kokoh, terdapat ventilasi, dan lantai plester, serta instalasi listrik," ungkapnya.

Untuk sementara ini, GUSDURian Peduli membangun 10 unit Huntara yang disebar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dan Desa Wirotaman, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang.

"Insyaallah kami berupaya untuk bisa membangun lebih banyak lagi Huntara seperti ini di Lumajang dan Malang. Mohon doa dan dukungannya" pungkas Gus A'ak. [ali/col]

 

Tag : Huntara, gempa, GUSDURian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more