19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pekerja Migran yang Terpapar Corona Diisolasi di Ruang Berbeda

bloktuban.com | Monday, 10 May 2021 10:00

Pekerja Migran yang Terpapar Corona Diisolasi di Ruang Berbeda

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kasus Covid-19 di Kabupaten Tuban bertambah, dengan adanya lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terkonfirmasi positif setelah dites PCR, Senin (10/5/2021).

Mereka yang terpapar corona, langsung diisolasi di Tuban Sport Center (TSC) Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Sekaligus tidak perlu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban dan ditempatkan di ruang berbeda.

"Pekerja migran yang terpapar covid-19 berasal dari beberapa kecamatan," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP & TK Tuban, Endah Nurul Komariyati kepada reporter blokTuban.com.

Endah menambahkan, pekerja migran yang dimaksud berasal dari Kecamatan Soko, Palang, Bangilan, Grabagan, dan Montong. Masa karantina mereka kurang lebih 14 hari.

Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan ini memastikan pekerja migran yang terpapar dengan yang sehat berbeda ruangan. Mereka akan terus dipantau hingga waktu penjemputan oleh keluarga.

Sekedar diketahui, total pekerja migran yang yang dikarantina di TSC berjumlah 34 orang. Sesuai aturan mereka dikarantina tiga hari dan baru bisa dijemput oleh keluarga.

Sebelum pulang mereka harus menjalani tes PCR. Jika hasilnya negatif maka diijinkan pulang, tapi kalau positif diisolasi 14 hari.

Tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperketat kepulangan pekerja migran asal Malaysia dan Singapura. Selain mudik lebaran, mereka juga kehabisan masa tinggal di negara tersebut. [ali/ono]

 

Tag : buruhmigran, pekerjamigranindonesia, positifcovid-19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more