07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sebelum Jumpa Keluarga, Pekerja Migran Jalani Karantina Tiga Hari

bloktuban.com | Friday, 30 April 2021 12:00

Sebelum Jumpa Keluarga, Pekerja Migran Jalani Karantina Tiga Hari

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Malam ini hari Jumat (30/4/2021) direncanakan lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tuban akan dijemput oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat di Surabaya.

Sebelum bertemu keluarganya, ada serangkaian prosedur yang harus dijalani oleh mereka. Salah satunya mengikuti karantina selama tiga hari di kompleks Stadion Bumi Wali Tuban (SBWT).

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP & Naker) Tuban, Endah Nurul Komariyati menjelaskan tahun ini persiapannya lebih matang dan teliti untuk menyambut kedatanganPMI dari Malaysia.Tahun lalu saat tiba dibandara, PMI hanya dicek suhu ketika normal maka diperbolehkan pulang ke daerahnya masing-masing. Sedangkan tahuni iniakan dicek kevalidan dokumen kesehatannya.

“Para PMI akan dikarantina di Asrama Haji Surabaya dan di tes PCR sampai hasilnya keluar,” ujar Endah ketika dikonfirmasi Reporter blokTuban.com.

Ditambahkan Endah, ketika hasilnya keluar dan kalau positif, maka mereka harus diberlakukan sebagaimana pasien positif. Kalau positif tanpa gejala akan masuk di rumah sakit lapangan Indrapura, jika positif dengan gejala akan dibawa ke Rumah Sakit Brawijaya, RSUD dr Soetomo, dan rumah sakit lainnya.

Bagi PMI yang dinyatakan negatif Pemkab Tuban akan menjemput ke Provinsi dan tidak langsung dipulangkan kepada keluarga. Tiba di Tuban mereka akan di tes PCR lagi. Jika hasilnya negatif baru boleh dijemput keluarga.

“Jika hasilnya negatif, keluarga baru bisa menjemput. Serta diwajibkan melakukan karantina mandiri di rumahnya,” imbuh mantan Sekdinkes Tuban.

Sekadar diketahui, Pemprov Jatim dibantu jajaran TNI dan Polri serta

instansi terkait kini mulai menyiapkan pengetatan masuknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang kampung ke Jawa Timur. Para pekerja yang datang dari luar negeri itu bakal dilakukan karantina sesuai tiba di Jawa Timur.

"Kedatangan PMI atau TKI melalui bandara akan dipantau secara ketat. Dari pihak imigrasi akan mengecek paspor PMI yang datang. Termasuk turis atau warga yang balik dari luar negeri. Dipastikan dulu riwayat

perjalanannya apa pernah ke India juga. Kalau iya, maka akan dikarantina terlebih dahulu untuk diobservasi," kata Pangdam

V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Senin (26/4) lalu.Di Jawa Timur sendiri kedatangan 14 ribu PMI asal Malaysia dan

Singapura. Mereka pulang ke Indonesia bukan hanya udik Lebaran, tapi masa paspornya sudah habis. [ali/col]

 

Tag : Migran, covid, pekerja



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more