10:00 . Era Digital Peluang Bisnis dari Rumah Terbuka Lebar   |   09:00 . Telan Biaya Rp15 Miliar, Gedung Baru PN Berstandar Peradilan Modern   |   08:00 . Sidak KPM di Semanding, Ini yang Ditemukan Dinsos   |   07:00 . Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!   |   18:00 . Ramadan, Pertamina Pastikan Energi di Jatimbalinus Aman   |   11:00 . Pemkab Larang Masyarakat Jual Toak, Petasan, dan Lakukan Sweeping   |   10:00 . Sepekan, ASN Bekerja Minimal 32,50 Jam   |   09:00 . Es Cendol Dawet, Minuman Segar Buat Buka Puasa   |   07:00 . Perempuan Stres Berisiko Jantung Koroner dan Berita Kesehatan   |   19:00 . Hilal Terlihat, PBNU Tetapkan Puasa Ramadan Besok   |   17:00 . Ketua Konvoi di Jenu Jadi Tersangka, Polisi: Dia Bawa Sajam   |   16:00 . Seleksi Paskibraka 2021, Wabup Minta Jaga Nama Baik Tuban   |   13:00 . Terkait Larangan Mudik, Polres Tuban Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama Dua Pekan   |   12:00 . Jelang Puasa,┬áTempat Ibadah di Montong Dipercantik   |   11:00 . Pertamina Ingin Produk Batik dan Pupuk Organik Tasikharjo Berkelanjutan   |  
Wed, 14 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Warga Plumpang Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Pupuk dan Pakan

bloktuban.com | Tuesday, 06 April 2021 09:00

Warga Plumpang Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Pupuk dan Pakan

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Sampah menjadi salah satu permasalahan masyarakat dan masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukkan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan, serta menjadi persoalan sehari-hari.

Sampah Organik maupun non-organik akan terus alami penambahan jumlah, seiring peningkatan populasi dan faktor konsumsi masyarakat, jika tidak diimbangi dengan edukasi pengolahan sampah akan mengakibatkan penumpukan sampah yang berlebihan.

Masyarakat cenderung cuek dan meremehkan segala jenis sampah yang ada, akibatnya penangan sampah masih belum sepenuhnya benar, kemudian terjadi penumpukan sampah yang berlebihan.

Perlu diberikan edukasi dalam pengelolaan sampah, berbentuk kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang kemudian berdampak pada pengurangan dan penanganan sampah.

Hal ini kemudian menyadarkan Abdul Hamid (34), ketua komunitas Omah Sampah, di Kecamatan Plumpang, untuk membuat suatu gerakan. Yakni, peduli sampah serta edukasi terkait pengelolahan sampah organik.

“Banyak warga yang masih belum sadar akan bahayanya sampah, kemudian dari sana kita punya inisiatif untuk mendirikan suatu komunitas perduli sampah yang mengedukasi warga sekitar, yakni Desa Plumpang,” ungkapnya.

Hamid menambahkan, ide pengolahan sampah ia dapat dari diskusi di warung kopi. Dengan dibekali pengalaman mengiku pelatihan pengelolahan sampah. Hamid mulai mengajak anggota komunitasnya untuk mengawali pengelolahan sampah dari ruang lingkup rumah tangga, yaitu limbah organik. Setiap rumah disediakan satu tempat sampah, yang nantinya akan diambil oleh pekerja, dan setelahnya akan dikelola menjadi satu bentuk yang bermanfaat.

Proses pengolahan sampah dimulai dari pengambilan sampah organik dari tiap rumah warga. Kemudian diproses lalat Black Soldier Fly (BSF), atau biasa disebut ulat Magot, serangga yang dapat mengurai sampah dan menghasilkan protein. 

‘’Bisa dijadikan pupuk padat, ini dari kotoran magot, terus di pilah. Selanjutnya menjadi pupuk cair, ini masih menggunakan cara alternatif, dengan penguapan memanfaatkan drum yang didalamnya ada paralon serta alat lainnya,” tuturnya.

Afifudin (24), pengawas lapangan juga menambahkan, selain magot dimanfaatkan sebagai pengurai sampah dan dijadikan pupuk  padat serta cair. Magot juga dimanfaatkan sebagai pakan lele, serta pakan ayam ternak.

“Selain magot dimanfaatkan sebagai pengurai sampah, kita juga memanfaatkan sebagai pakan ikan dan ayam ternak. Ke depan kita akan lebih fokus pengembangan budidaya migos,” tandasnya.[ulf/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kelolasampah, plumpang



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more