08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Langgar Prokes, Pengusaha Cafe Malah Protes ke Petugas

bloktuban.com | Thursday, 11 March 2021 13:00

Langgar Prokes, Pengusaha Cafe Malah Protes ke Petugas

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Seorang pengusaha cafe di Jalur Pantura Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu dikabarkan sempat adu mulut dengan petugas yang sedang melakukan razia Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tuban pada Rabu (10/3/2021) malam.

Pengusaha tersebut protes karena merasa cafenya sering menjadi sasaran razia Covid-19. Kasatpol PP Tuban, Hery Muharwanto saat dikonfirmasi menjelaskan, razia protokol kesehatan selama ini menyasar fasilitas atau tempat umum termasuk di dalamnya tempat usaha cafe, warung, tempat makan, dan tempat hiburan karaoke.

Ditambahkan, setiap razia ada jadwalnya dan timnya terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polri, dan TNI. Dalam waktu sebulan, paling tidak petugas kembali ke titik A dua kali. Artinya setiap cafe berpotensi didatangi petugas dua pekan sekali.

“Semalam ada satu cafe yang protes ke petugas. Sebelumnya juga pernah didatangi saat razia prokes, karena ada laporan dari masyarakat bahwa cafe tersebut masih beroperasi dan menimbulkan kerumunan di atas pukul 21.00 WIB,” ujar Hery kepada blokTuban.com, Kamis (11/3/2021).

Hery menambahkan di cafe tersebut juga ditemukan banyak orang yang tidak memakai masker. Termasuk pekerjanya atau purel juga melanggar prokes dengan tidak memakai masker.

Langkah Satpol PP menangani cafe tersebut yaitu dengan membinanya di tempat. Tujuannya agar para pengusaha cafe mau mentaati aturan untuk bersama-sama mencegah Covid-19. Dengan tidak taat prokes sama halnya andil menularkan virus ke orang yang rentan terpapar.

“Setelah dari cafe mereka bisa membawa virusnya ke rumah-rumah dan itu berbahaya bagi keluarganya,” imbuh Hery yang telah menjabat 19 tahun sebagai Kasatpol PP Tuban.

Sekedar diketahui, PPKM di Kabupaten Tuban berlaku sampai 22 Maret 2021. Dalam jangka waktu tersebut seluruh tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan akan dipantau oleh petugas.

Para pengusaha makanan dan minuman statusnya tidak bisa disetarakan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalur Pantura Tuban, karena mereka punya modal besar. Bila berkali-kali dibina tidak diindahkan, maka sanksi terberat dapat ditutup usahanya. [ali/ito]

Tag : prokes, tuban, ops, razia



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more