09:00 . Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Marak   |   07:00 . Puasa Harus Tetap Berolahraga, Begini Cara yang Tepat   |   21:00 . 4 Tahun Keberadaan AMSI, Konsisten Wujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   18:00 . Upaya Penanganan Kebocoran Pipa oleh Pertamina EP Direspons Positif   |   17:00 . Bulan Ramadan, Pejabat Kantor Kemenag Tuban Silaturrahmi ke Ketua MUI Tuban   |   16:00 . Peluang Bisnis Baju Bekas Bermerek, Bisa Jadi Refrensi Bisnis   |   15:00 . Pakan Sapi Milik Warga Merakurak Terbakar, Penyebab Belum Diketahui   |   12:00 . Tanggulangi Kemiskinan, Puluhan KPM di Grabagan Terima Jaslut   |   11:00 . Kapolres Tuban Serahkan 6 Unit Ranmor Dinas untuk Anggota   |   10:00 . Libatkan Polwan, Polres Tuban Perketat Pemeriksaan di Pintu Masuk Markas   |   09:00 . Safari Ramadan, Ajang Pamit Bupati Fathul Huda   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |   13:00 . Cegah Aksi Balap Liar di Bulan Ramadan, Puluhan Polisi Patroli Sejumlah Titik   |   12:00 . 1.871 KPM di Jenu Cairkan BST Dua Tahap   |   10:00 . Motor Bising, Pelajar Asal Montong Dihukum dengar Suara Knalpot Modifikasi   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

bloktuban.com | Friday, 05 March 2021 16:00

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Tanaman cabai milik petani yang ada di Kabupaten Tuban diserang hama patek dan busuk batang karena pengaruh hujan. Dampaknya produktifitas cabai semula 30 Kilogram, turun menjadi kurang dari 10 Kg sekali panen.

Seorang petani cabai, Jutik (52), asal Desa Boto, Kecamatan Semanding menceritakan tanaman cabainya seluas 1/4 hektar dihabisi hama. Cabai yang masih berwarna hijau harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk kemudian rontok.

"Cabai yang sudah diserang hama patek warnanya langsung berubah cokelat dan busuk. Saat dibelah cabainya ada ulatnya," ujar Jutik mengawali ceritanya di ladangnya, Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 10.00 Wib.

Menanam cabai tahun ini, lanjut Jutik gagal total. Biasanya dalam semusim ia bisa memanen tiga kali. Saat ini dikala harga cabai selangit lebih dari Rp100 ribu per kilogramnya, justru cabainya hampir mati.

Hama busuk batang yang mempercepat tanaman layu kemudian kering. Saat serangan hama dimusim hujan sulit untuk diobati, karena cuaca kurang mendukung.

"Sisa-sisa cabai yang masih berwarna hijau saya jual di Pasar Baru Tuban Rp30 ribu per kilonya," imbuh perempuan berkulit sawo matang.

Sekalipun banyak tanaman cabainya hampir mati dan tidak produktif, Jutik masih telaten memanen sisa cabai yang belum rontok. Di bawah tanaman, nampak rontokan cabai yang sudah busuk.

Setelah tanaman cabai, Jutik masih punya harapan dari tanaman jagung yang masih berdaun enam. Ia dan petani lainnya menerapkan sistem tanam tumpang sari, saat tanaman satu belum panen dibawahnya sudah disusul tanaman lainnya.

Sekedar diketahui, harga cabai rawit merah di Tuban mencapai Rp120 ribu, cabai rawit hijau Rp35 ribu perkilogram dan cabai kriting harganya Rp50 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengungkapkan, beberapa pekan ini memang naik dikarenakan faktor musim.

Sebab, dengan musim penghujan ini banyak para petani banyak yang gagal menanam cabai dan gagal panen. Saat ini banyak hujan, jadi para petani tidak panen dengan maksimal. [ali/mu]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : cabai, harga cabai, petani, petani cabai, petani tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 19 April 2021 09:00

    Safari Ramadan, Ajang Pamit Bupati Fathul Huda

    Safari Ramadan, Ajang Pamit Bupati Fathul Huda Pemerintah Kabupaten Tuban di bawah kepemimpinan Bupati Fathul Huda dan Wakil Bupati Noor Nahar Hussein atau biasa dikenal dengan Huda-Noor akan segera mengakhiri masa jabatan di periode keduanya bulan Juni...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more