17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gubuk Reyot Kakek di Tuban Batal Dibedah Pemkab

bloktuban.com | Monday, 01 March 2021 13:00

Gubuk Reyot Kakek di Tuban Batal Dibedah Pemkab

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Setelah orang tuanya meninggal 15 tahun lalu, Mbah Roto (54) kini hidup sebatang kara di gubuk reyotnya di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Meski sendirian karena tidak memiliki istri dan anak, Mbah Roto masih memiliki hiburan empat ekor kambing. Kambing-kambing itulah yang siang malam menemaninya menjalani sisa hidupnya.

Kondisi gubuk reyot yang ditempati Mbah Roto, membuat prihatin Camat Semanding, Danarji. Ia terus berkoordinasi dengan Lurah Gedongombo soal warganya yang rumahnya tidak layak huni (RTLH)

"Setelah koordinasi dengan Lurah Gedongombo bahwa ada 179 RTLH yang kena refokusing termasuk Mbah Roto, ini sudah diusulkan lagi untuk masuk RTLH," ungkap Camat Danarji ketika dikonfirmasi blokTuban.com pada Senin (1/3/2021) siang.

Mantan Camat Bancar sejak awal berharap rumah Mbah Roto mendapat prioritas untuk dibedah. Adanya pandemi Covid-19 harapan tersebut belum terlaksana.

Terpisah, saat ditemui reporter blokTuban.com di rumahnya hari ini sekitar pukul 10.00 WIB, Mbah Roto nampak serius merawat kambingnya. Empat kambingnya terdiri dari dua indukan dan dua anakan berusia dua bulanan dan masih menyusu.

Rumah Mbah Roto sendiri kurang lebih berukuran 4x5 meter, beralaskan tanah dan berdinding anyaman bambu yang sudah lapuk. Saat hujan deras disertai angin, kebocoran terjadi dimana-mana. Untuk akta kelahiran dan surat penting lainnya disimpan di rumah saudaranya.

Saat memasuki ruang utama langsung bisa melihat kasur tempat istirahatnya Mbah Roto, dengan kondisi kasurnya sudah berjamur menandakan sudah lama tidak diganti.

Berhadapan dengan kasur, ada sebuah meja dan di atasnya ada beberapa alat makan dan minum seperti gelas, sendok dan piring. Di ruang belakang tidak ada dapur maupun kamar mandi.

"Harta benda hanya empat ekor kambing ini. Anak istri juga tidak punya," ujar Mbah Roto mengawali cerita kisah hidupnya.

Sudah 15 tahun lebih Mbah Roto hidup sebatang kara. Awalnya memiliki delapan saudara dan Mbah Roto menjadi anak bungsu atau terakhir. Tiga saudaranya telah meninggal beberapa tahun silam.

Rumah Mbah Roto berjarak kurang dari 100 meter dari Jalan Raya Manunggal Selatan dan dikelilingi rumah saudaranya. Untuk kebutuhan makan ada beberapa sumber, mulai kiriman dari keponakan, bantuan Pemkab sebesar Rp300 ribu per bulan, hingga menjual kambing saat kondisi mendesak.

"Seadanya dicukup-cukupkan meskipun kadang juga kurang," jelasnya mengakhiri.

Selain hidup yang serba terbatas, Mbah Roto tetap semangat. Asam urat yang sering kambuh juga membuat kaki kanannya bengkak dan susah berjalan. Sempat memakai tongkat untuk membantunya saat merawat kambing. [ali/sas]

 

Tag : gubug, reyot, tuban, kakek, pemkab



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more