09:00 . Harga Emas Terus Turun Akhir Pekan Ini   |   08:00 . Semula Lapuk, Musala di Singgahan Direnovasi dan Diresmikan Dandim 0811   |   07:00 . Menkes Minta Ponpes Tetap Terapkan Prokes   |   12:00 . Tuban Sediakan Paket Setara SD-SMA Gratis untuk Warga Tertinggal   |   11:00 . Cegah Longsor di Rengel, Relawan Tanam 1.000 Rumput Vetiver di Lahan Kritis   |   07:00 . Dear Parents, Ini Tips Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Mudah Iritasi   |   14:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak, Cabai Kering Jadi Alternatif   |   13:00 . 60 Persen Penerimaan Pajak di Tuban Bersumber dari Sektor Industri   |   12:00 . Diterjang Hujan Lebat, Pohon di Jalan Panglima Sudirman Tuban Tumbang   |   11:00 . Begini Cara Kerja Virtual Police   |   10:00 . Puluhan Ahli Waris Korban Covid-19 di Tuban Batal Terima Santunan Rp15 Juta   |   09:00 . Salurkan Ribuan Masker ke Pesantren, Polres Tuban Canangkan Gerakan Santri Bermasker   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   18:00 . Dampak Pandemi Covid-19, Realisasi Penerimaan Pajak Tahun 2020 Turun   |   17:00 . SI dan Stakeholder Evaluasi Program Pemberdayaan FMK Rp7,1 Miliar   |  
Sun, 28 February 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pasutri Ini Kompak Melakukan Curanmor, Setiap Beraksi Selalu Berboncengan

bloktuban.com | Monday, 22 February 2021 09:00

Pasutri Ini Kompak Melakukan Curanmor, Setiap Beraksi Selalu Berboncengan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Satreskrim Polres berhasil membekuk pasangan suami isteri (pasutri) lantaran beberapa kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kabupaten Tuban.

Data yang dihimpun blokTuban.com, pasutri yang merupakan residivis tersebut diketahui bernama Sumiyah (42) dan Rosyidi (43). Keduanya berdomisili di rumah kost Kelurahan Lakarsantri, Kecamatan, Lakarsantri, Kota Surabaya. 

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat konferensi pers mengatakan, pelaku merupakan pasutri yang keduanya merupakan residivis kasus curanmor dan sang isteri merupakan residivis kasus pembobolan rumah kosong.

"Keduanya merupakan seorang residivis, suami residivis kasus curanmor dan isterinya residivis pembobolan rumah kosong. Jadi keduanya awal bertemunya di Lapas," terang Kapolres Tuban, Senin (22/2/2021).

Kapolres Tuban menjelaskan, awal mula penangkapan kembali pasutri ini setelah jajaran Satreskrim Polres Tuban mendapatkan laporan dari salah satu korban curanmor di wilayah Kecamatan Bancar.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, aksi curanmor tersebut telah dilakukan pelaku hingga 7 kali tempat kejadian perkara (TKP) di antaranya di Kabupaten Tuban serta Kabupaten Gresik dan Sidoarjo.

"Jadi setiap melakukan aksinya kedua pelaku ini selalu berboncengan menggunakan kendaraan N-Max. Dan sasarannya motor yang ditinggal pemiliknya serta rumah yang tidak dikunci pintunya," tandas mantan Kapolrs Madiun tersebut.

Selain kendaraan bermotor, jelas Kapolres pelaku juga mencuri barang berharga lainya milik korban, seperti handpone dan barang berharga milik korban lainya. Sedangkan penjualan barang curian dilakukan di wilayah Kabupaten Rembang.

"Keduanya melakukan aksi curanmor lantaran tidak mempunyai pekerjaan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Motor hasil curian dijual dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta," imbuhnya.

Sementara itu, Sumiyah mengaku uang dari hasil curanmor tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam satu bulan dia bersama suaminya bisa menjual 1 unit motor. "Hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,"pungkas Sumiyah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat 1 Ke 3E dan 4E KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Dalam penangkapan itu, Satreskrim Polres Tuban juga berhasil mengamankan 7 unit kendaraan bermotor serta beberapa buah handpone.[hud/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : curanmor, pasutri, polrestuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more