09:00 . Harga Emas Terus Turun Akhir Pekan Ini   |   08:00 . Semula Lapuk, Musala di Singgahan Direnovasi dan Diresmikan Dandim 0811   |   07:00 . Menkes Minta Ponpes Tetap Terapkan Prokes   |   12:00 . Tuban Sediakan Paket Setara SD-SMA Gratis untuk Warga Tertinggal   |   11:00 . Cegah Longsor di Rengel, Relawan Tanam 1.000 Rumput Vetiver di Lahan Kritis   |   07:00 . Dear Parents, Ini Tips Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Mudah Iritasi   |   14:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak, Cabai Kering Jadi Alternatif   |   13:00 . 60 Persen Penerimaan Pajak di Tuban Bersumber dari Sektor Industri   |   12:00 . Diterjang Hujan Lebat, Pohon di Jalan Panglima Sudirman Tuban Tumbang   |   11:00 . Begini Cara Kerja Virtual Police   |   10:00 . Puluhan Ahli Waris Korban Covid-19 di Tuban Batal Terima Santunan Rp15 Juta   |   09:00 . Salurkan Ribuan Masker ke Pesantren, Polres Tuban Canangkan Gerakan Santri Bermasker   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   18:00 . Dampak Pandemi Covid-19, Realisasi Penerimaan Pajak Tahun 2020 Turun   |   17:00 . SI dan Stakeholder Evaluasi Program Pemberdayaan FMK Rp7,1 Miliar   |  
Sun, 28 February 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Harga Kedelai Tak Kunjung Turun, Produsen Tahu dan Tempe Sepi Pembeli

bloktuban.com | Sunday, 21 February 2021 08:00

Harga Kedelai Tak Kunjung Turun, Produsen Tahu dan Tempe Sepi Pembeli

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Kedelai adalah bahan utama pembuatan tahu dan tempe yang memiliki kandungan protein yang dibutuhkan tubuh.

Sebagai salah satu bahan lauk-pauk, tahu dan tempe menjadi primadona di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Harganya yang terjangkau dan kaya protein menjadikan komoditas ini banyak dicari pembeli.

Namun, dimasa pandemi ini penjualan tahu dan tempe terpuruk. Selain karena harga bahan dasarnya yang mahal, masyarakat juga kesulitan ekonomi sehingga memilih berhemat untuk kebutuhan sehari-hari.

Murni, salah satu penjual tahu dan tempe mengaku penjualannya sepi pembeli. 

"Sudah hampir setiap hari begini, kalau nggak ada yang beli otomatis tempe saya busuk, " Ujar Murni, selaku penjual di Pasar Baru Tuban.

Murni menambahkan, alasan masyarakat tidak membeli karena kesulitan mencari uang di era pandemi. 

"Kedelai juga naik terus, nggak turun-turun bertambah lah beban saya. Apalagi saya produksi sendiri, sudah nggak ada penghasilan masih harus buat kedelai dengan modal yang pas-pasan. Semoga harganya segera turun," imbuhnya.

Hal yang sama juga dialami oleh Irma, salah satu penjual tahu dan tempe. 

"Harga kedelai masih terus naik, saya produksi sendiri. Kalau tempe dan tahu saya nggak laku, otomatis saya rugi," ungkap Irma. 

Diketahui harga kedelai dari awal tahun Rp9.000 per kilogramnya hingga saat ini mencapai Rp11.000 per Kilogramnya, Minggu, (21/02/2021). [lin/lis]

 

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tempa, harga, kedelai, naik



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more