18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

#Kampung Miliarder Tuban

Warga Mulai Lomba Borong Tanah, per Meter Dibeli Rp4,5 juta

bloktuban.com | Wednesday, 17 February 2021 08:00

Warga Mulai Lomba Borong Tanah, per Meter Dibeli Rp4,5 juta

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Selain mobil mewah, para warga di kampung miliarder di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu mulai berlomba borong tanah. Sebagian kecil mereka membeli di dalam desa dan lainnya beli tanah di luar desa.

Warga yang kaya mendadak setelah pembebasan lahan Kilang GRR Pertamina Tuban itu telah berpikir jangka panjang. Awalnya mereka memiliki tanah pusaka dari leluhur, sehingga uang yang didapatkan harus dibelikan tanah lagi.

"Ada kurang lebih 225 miliarder di Sumurgeneng setelah mendapat uang pembebasan lahan Kilang Pertamina. Mereka juga berinvestasi di tanah," ujar Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto ketika ditemui reporter blokTuban.com di rumahnya pada Rabu (17/2/2021).

Gihanto menjelaskan, ada yang unik selama proses investasi tanah warga. Dimana tanah pekarangan di Sumurgeneng dibeli dengan harga Rp 4,5 juta per meternya. Entah apa motifnya, tapi luasan lahan pekarangannya sekitar 350 meter persegi.

Untuk warga Sumurgeneng sendiri berinvestasi tanah di beberapa kecamatan di Tuban. Mulai di Kerek, Merakurak dan Jenu sendiri. Beberapa desa di Kecamatan Jenu yang menjadi lokasi investasi miliarder tersebar di Desa Rawasan, Mentoso, Remen, Tasikharjo, Purworejo, dan Temaji.

"Warga kami investasi tanah di luar desa karena harga lebih murah daripada di Desa Sumurgeneng sendiri," imbuh Kades.

Setelah ada pembebasan lahan Kilang GRR, harga lahan di Sumurgeneng melonjak drastis. Tanah belum ada bangunannya per meternya dibandrol Rp1,5 juta. Jauh sebelum proyek Pertamina, per meter lahan kisaran Rp 100-150 ribu.

Data pemdes Sumurgeneng dari 225 miliarder, 90 persen telah membeli mobil, 75 persen membeli tanah, dan 50 persen telah merehab rumah. Hanya sebagian kecil yang berinvestasi di usaha.

Sebelumnya viral video warga membeli mobil mewah berbagai jenis merk terkenal. Total mobil baru yang di beli warga Sumurgeneng ada 180 unit dengan harga termahal Rp 600-700 juta.

Mereka kaya mendadak karena tanahnya dibeli oleh Pertamina untuk Kilang Tuban. Dengan harga per meternya antara Rp600-800 ribu. [ali/ono]

 

Tag : kampungmiliadertuban, borongtanah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more