18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Unjuk Rasa di GRR Pertamina Tuban, Warga Minta Kepastian Relokasi

bloktuban.com | Sunday, 14 February 2021 10:00

Unjuk Rasa di GRR Pertamina Tuban, Warga Minta Kepastian Relokasi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Tepat di hari valentine pada Minggu (14/2/2021), sejumlah 30 warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu menggelar aksi damai di depan Kantor GRR Pertamina Tuban.

Massa berjalan kaki dari sekitar Kantor BUMDesa Wadung. Beberapa banner yang berisi tuntutan dibentangkan warga hingga depan Kantor GRR.

Tidak ada orasi dari Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Suwarno. Warga hanya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sekali kemudian diakhiri dengan mengheningkan cipta.

Banner tuntutan warga kemudian di pasang dengan tali di pagar kawat area GRR Pertamina Tuban. Dikawal oleh Polri, TNI, dan security GRR Pertamina. Hadir juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Fahmi Fikroni.

"Aksi hari ini kami membawa 5 tuntutan untuk GRR Pertamina. Salah satunya soal kepastian relokasi," ungkap Suwarno kepada blokTuban.com.

Suwarno menambahkan, warga meminta segera diberi kepastian pelaksanaan relokasi pemukiman warga atau segera bayarkan uang ganti rugi tanah dan bangunan warga.

Warga Wadung meminta program CSR yang sesuai dengan kebutuhan sesuai resiko yang kami alami sebagai desa terdampak. Pemberian CSR juga diminta jangan tebang pilih. Termasuk beasiswa bagi putra Desa Wadung.

"Kami menolak pendampingan dari Unair dan pendamping PKH karena lebih mementingkan urusannya sendiri dan tidak mengakomodir kepentingan warga ke Pertamina dalam CSR," ungkapnya.

Tuntutan terakhir, warga meminta program CSR untuk fasilitas pendukung operasional pemerintah desa, fasilitas penunjang lingkungan masyarakat yang melakukan relokasi secara mandiri. Seperti program CSR yang di berikan Pertamina dalam proyek pembangunan LPG dan sekitar TPPI.

Dikonfirmasi terpisah, Project Coordinator GRR Tuban, Kadek Ambhara Jaya mengatakan mengenai lahan relokasi masih menunggu persetujuan dari kementerian terkait untuk mendapatkan diskresi diperbolehkan melakukan kegiatan fisik di lapangan paralel dengan proses Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH).

Untuk beasiswa, lanjut Kadek sudah dimasukan dan GRR Pertamina juga belum memulai aktifitasnya karena kesulitan mendapatkan data yang sahih yang berhak dan juga bisa memenuhi kriteria.

"Perlu pendataan lebih jauh agar tepat sasarannya dan Desa Wadung sudah dimasukan. Begitupula CSR Musala warga relokasi, perlu dilakukan verifikasi lapangan sebelum mendapatkan persetujuan alokasi anggarannya," ungkapnya.

Untuk kedua hal di atas, GRR Pertamina sudah merencanakan dari bulan Januari 2021. Dengan adanya PPKM dan kebijakan perusahaan membatasi mobilisasi, maka baru hari ini staff CSR melakukan perjalanan ke Tuban untuk melakukan pendataan di perumahan warga relokasi mandiri.

"Tim staf CSR datang untuk mengcek fisik Musala dan sekaligus ke Balai Desa untuk pendataan beasiswa," pungkasnya. [ali/col]

 

Tag : Unjuk rasa, demo, grr



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more