07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Makam Sunan Bonang Tutup, Omzet Pedagang Turun Drastis

bloktuban.com | Monday, 08 February 2021 13:00

Makam Sunan Bonang Tutup, Omzet Pedagang Turun Drastis

Kontributor: Nur Maulinda

blokTuban.com - Genap 2 minggu ditutup, Makam Sunan Bonang sepi peziarah. 

Hal ini mempengaruhi segala aktivitas jual beli di sekitar area Makam Sunan Bonang yang banyak pedagang menggantungkan hidupnya di sana. Banyak sekali toko yang tutup dan sepi akibat tidak mampu membayar sewa tempat. Meski beberapa pedagang memiliki toko tanpa perlu menyewa.

Misalnya Pini, perempuan berusia 70 tahun ini bersyukur karena memiliki toko sendiri tanpa harus membayar sewa seperti lainnya. Nenek yang sudah berjualan hampir 20 tahun ini mengaku hanya bisa bersyukur dan mengharapkan pada bulan Ramadan tokonya ramai seperti biasanya.

"Penjualan menurun drastis, yang seharinya bisa menjual 20 potong pakaian kini tidak terjual satu potong pun. Sepi sekali, tapi kalo ada rombongan ziarah ya ramai. Kalo sekarang sepi sekali, ada rombongan ya nggak beli juga mungkin uangnya cukup buat ziarah saja tidak untuk beli," ujarnya.

 Apalagi sudah hampir 2 minggu Makam Sunan Bonang ditutup.

Selama pandemi ini semua sektor mengalami penurunan, tak terkecuali sektor ekonomi. Hal ini membuat semua masyarakat pendagang mengeluh dan bingung. 

Harapan Pini, semoga segala musibah berlalu semua masyarakat kembali guyup rukun dan terjalin silaturrahim antar sesama. [lis]

Tag : Pedagang , Makam , Sunan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more