07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   17:00 . Penyakit Kambuh, Pencari Ikan Meninggal di Sungai   |   12:00 . Anak Korban Covid-19 Diajak Satlantas Tuban Main Badut dan Berwisata   |   11:00 . Ini Rahasia Warga Sejuwet Tetap Fit dan Jaga Imun   |   09:00 . Harhubnas 2021, Kadishub: Transportasi di Tuban Semoga Segera Bangkit   |   08:00 . Yatim Piatu Tuban Korban Covid-19 Diangkat Anak Asuh Polantas   |   20:00 . Sempat Blokir Jalan, 2 Sopir Truk Pengangkut Sapi dan Orang Akhirnya Minta Maaf   |   19:00 . Lutfi Firmansyah Ditunjuk Jadi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tuban   |   18:00 . Polisi Sisir Pangkalan Truk, Buru Penabrak Pemotor Wanita di Tuban   |   16:00 . Dinas Dukcapil Serahkan Dokumen Kependudukan Bagi Klien UPT Rehabilitasi Sosial Eks Kusta   |   15:00 . Dinas Dukcapil Jemput Bola Fasilitasi Penerbitan Akta Kematian Covid-19   |   14:00 . 30 Tahun Eksis, Intip Kisah Kastri Penjual Pelas Palang Tertua   |   13:00 . Ponpes Langitan Adakan Haul Internasional yang ke-51 Secara Virtual   |   12:00 . Jadi Korban Tabrak Lari, Wanita di Tuban Meninggal Dunia di Tempat   |   11:00 . Pelatihan Tim Pelaksana Program Patra Daya Libatkan 9 Desa   |  
Sat, 18 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!

bloktuban.com | Thursday, 21 January 2021 07:00

Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!

Reporter: -

blokTuban.com - Seorang ahli mikrobiologi telah mengungkapkan bahaya tersembunyi dari mainan mandi anak-anak, seperti bebek karet yang bisa mengumpulkan bakteri dalam jumlah besar.

Cameron Jones, dokter dari Melbourne berusaha memotong bebek karet yang biasanya mengeluarkan suara menjadi dua. Ia mengungkapkan ada cairan gelap dan berjamur yang menempel di dalamnya.

Dilansir dari Metro UK, Cameron mengingatkan bahwa jamur, ragi dan bakteri yang tersembunyi di dalamnya bisa menyebabkan infeksi mata, telinga dan kulit, alergi, muntah diare dan kondisi serius lainnya.

Pesan Dr Cameron ini muncul setelah seorang ibu sebelumnya membagikan gambar sejumlah mainan mandi plastik dan karet yang dipotong menyimpan banyak kotoran.

Zat yang disebut biofilm adalah kumpulan mikroorganisme berbeda, termasuk bakteri dan jamur yang menempel satu sama lain. Mereka akan membentuk zat berlendir yang membantunya bertahan hidup dan berkembang biak.

Dalam kamar mandi yang lembap dan hangat, artinya hal tersebut menjadi lingkungan ideal untuk biofilm ini berkembang biak. Dr Cameron membagikan hal-hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mencegah penumpukan biofilm.

Penelitian menemukan bahwa 70% mainan mandi mengandung biofilm hitam berlendir yang sama dan sangat berbahaya.

Cameron mengatakan bahwa udara bisa masuk ke dalam mainan jika ada lubang yang terbuka. Sehingga, ia menyarankan untuk menutup lubang mainan dengan lem atau semacamnya agar kelembapan atau kotoran tidak masuk ke dalam mainan.

Selain itu, orangtua harus rutin mengeringkan atau menjemur mainan yang digunakan anak-anak ketika mandi. Selanjutnya, jangan lupa semprot mainan anak dengan disinfektan untuk memastikan mainan itu bersin dan aman.

Karena, seorang ibu telah membagikan pengalamannya ketika anak laki-lakinya terkena infeksi mata, yang ternyata disebabkan oleh kotoran di dalam mainan mandi anaknya.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, mainan anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more