10:00 . Era Digital Peluang Bisnis dari Rumah Terbuka Lebar   |   09:00 . Telan Biaya Rp15 Miliar, Gedung Baru PN Berstandar Peradilan Modern   |   08:00 . Sidak KPM di Semanding, Ini yang Ditemukan Dinsos   |   07:00 . Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!   |   18:00 . Ramadan, Pertamina Pastikan Energi di Jatimbalinus Aman   |   11:00 . Pemkab Larang Masyarakat Jual Toak, Petasan, dan Lakukan Sweeping   |   10:00 . Sepekan, ASN Bekerja Minimal 32,50 Jam   |   09:00 . Es Cendol Dawet, Minuman Segar Buat Buka Puasa   |   07:00 . Perempuan Stres Berisiko Jantung Koroner dan Berita Kesehatan   |   19:00 . Hilal Terlihat, PBNU Tetapkan Puasa Ramadan Besok   |   17:00 . Ketua Konvoi di Jenu Jadi Tersangka, Polisi: Dia Bawa Sajam   |   16:00 . Seleksi Paskibraka 2021, Wabup Minta Jaga Nama Baik Tuban   |   13:00 . Terkait Larangan Mudik, Polres Tuban Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama Dua Pekan   |   12:00 . Jelang Puasa,┬áTempat Ibadah di Montong Dipercantik   |   11:00 . Pertamina Ingin Produk Batik dan Pupuk Organik Tasikharjo Berkelanjutan   |  
Wed, 14 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tanggul Embung Jebol, 110 KK di Desa Sumberagung Terendam Banjir

bloktuban.com | Wednesday, 20 January 2021 23:00

Tanggul Embung Jebol, 110 KK di Desa Sumberagung Terendam Banjir

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Ngayung, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Embung Sundulan yang berada di dusun setempat, Rabu (20/1/2021).

Tanggul embung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban tersebut jebol lantaran tidak mampu menampung debit air ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban Yudi Irwanto mengungkapkan, telah menerima laporan terjadinya tanggul jebol sekitar pukul 15.30 WIB. Tanggul jebol dengan panjang 10 meter, lebar 3-4 meter dan kedalaman sekitar 4-5 meter.

"Tanggul Embung Sundulan di Dusun Ngayung, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumlang tadi jebol, karena tidak mampu menampung debit air," terang Kepala BPBD Kabupaten Tuban.

Lebih lanjut, sampai saat ini BPBD Kabupaten Tuban telah mencatat ada sebanyak 110 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul embung.

"Tercatat sebanyak 110 KK atau sekitar 250 jiwa di Dusun Ngayung yang terdampak banjir," imbuhnya.

Menurutnya, jebolnya tanggul tersebut dikarenakan embung tidak mampu menampung debit air dari hujan lokal maupun kiriman dari Hutan Desa Ngino, Kecamatan Semanding.

Sementara itu, petugas dari BPBD yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi, melakukan kaji cepat, Assessment dan koordinasi dengan Forkopimka.

Adapun berdasarkan hasil assesment, BPBD Kabupaten Tuban langsung mengirimkan bantuan sembako dan makanan siap saji, bantuan bahan banjir (Sandbag/glangsing, Trucuk, Gedek, Bronjong).[hud/col]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Tanggul, jebol



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more