15:00 . Banyak Lubang di Jalan Pantura Tuban, Relawan Fahmi Fikroni Berikan Tanda   |   12:00 . Curanmor di Kerek Terekam CCTV, Pemilik Motor Beberkan Ciri Pelaku   |   11:00 . Tuban Banjir Bandang   |   10:00 . LINDRA-RIYADI Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tuban Terpilih   |   09:00 . Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Tiba di Tuban   |   08:00 . YULIA, Saksi Misteri Alas Jati Peteng Tuban   |   07:00 . Kesal dengan Suara Dengkuran Pasangan? Coba Lakukan Trik Aneh Ini   |   22:30 . Petugas Bersihkan Pom Sleko Pasca Ledakan Tangki BBM   |   22:00 . Geger! Tangki Pom Sleko Meledak   |   19:00 . Sering Picu Kecelakaan, Jalan Berlubang Ditanami Pohon Pisang   |   18:00 . Jika Ada bukti Masyarakat Di-Covid-kan, Mari Polisikan   |   14:00 . BPBD Jelaskan Faktor Pemicu Banjir di Tuban   |   13:00 . 12 Ruangan SDN Ngrayung Berlumpur, BPBD dan Guru Lakukan Penyemprotan   |   12:00 . Truk Muat Ayam Nyungsep, Sopir dan Penumpang Selamat   |   11:00 . BPBD Tuban Catat Banjir Terjadi di 11 Kecamatan, Korban Jiwa 1 Orang   |  
Tue, 26 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bupati Huda: ASN Harus Disiplin Protokol Kesehatan

bloktuban.com | Sunday, 03 January 2021 18:00

Bupati Huda: ASN Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban belum juga melandai. Berbagai kebijakan taktis telah diambil Pemerintah Kabupaten Tuban, akan tetapi angka kematian masih tinggi meskipun juga banyak pasien yang sembuh.

Untuk menanggulangi pandemi, Bupati Tuban, Fathul Huda mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa menjadi contoh tentang kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan.

"3M sangat penting. Mulai memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air serta menjaga jarak aman," tutur Bupati Huda kepada blokTuban.com.

Salah satu contoh yang bisa diberikan ASN adalah tetap di Tuban saat liburan. Seminimal mungkin untuk tidak keluar kota, karena di wilayah lain juga sama-sama berjuang melawan sebaran corona.

Bupati dua periode ini menambahkan, bahwa disandangnya status zona merah oleh Kabupaten Tuban karena angka kematian sangat tinggi.

Disisi lain, saat ini tim Satgas Covid-19 kesulitan memetakan klaster sebaran virus. Di mana-mana di 20 kecamatan yang ada di Tuban terpapar corona.

"Yang bikin kami pusing adalah klaster keluarga. Karena ekonomi keluarga akan lumpuh," imbuhnya.

Virus corona saat ini tidak memandang pekerjaan, maupun usia. Ada Polri, TNI, dokter dan apapun pekerjaannya terpapar, sehingga masyarakat harus lebih waspada.

Sebelumnya Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, Saiful Hadi juga mengajak masyarakat Bumi Wali memahami dan mengenali Covid-19 secara mandiri.

Penting diketahui bersama mengenal secara dini tanda-tanda kalau terinfeksi corona. Virus ini pintu utama masuk ke tubuh manusia melalui mulut dan hidung. Tidak ada jalan lain sehingga kita harus mencegah supaya mulut dan hidung tidak kemasukan. 

Apabila virus ini masuk ke mulut, maka akan sampai di rongga antara mulut dan hidung. Disini sel-sel sekitar akan dirusak oleh virus. Jika rusak maka akan muncul gejala khas seperti, hidung tersumbat, tenggorokan terasa sakit dan kering serta ada batuk kering. 

"Gejala ini harus diwaspadai, berbeda dengan influenza biasa. Flu biasa tidak merusak rongga antara mulut dan hidung, justru memberi signal ke otak dan organ tertentu untuk memproduksi sel darah putih masuk ke rongga hidung dan mengeluarkan ingus," imbuh mantan Kepala Dinas Kesehatan Tuban. 

Sehingga ciri virus Corona adalah hidung tersumbat kering, batuk-batuk kering, ada nyeri telan disertai demam. Ini gejala awal yang harus diketahui bersama, jangan sampai gejala lanjut muncul. 

Kalau virus merusak sel-sel penciuman dan pengecap rasa, maka akan muncul anosmia rasa pembauan dan perasa berkurang. Jika masyarakat ketika memiliki gejala tersebut, maka dipastikan terserang Virus Corona tahap ringan. 

Dalam kondisi tersebut harus dicegah dan diantisipasi, supaya orang yang sakit segera sembuh tidak menulari keluarga dan lingkungan sekitar. Bila tidak segera ditangani virus akan terus melakukan replikasi dan akan masuk ke paru-paru. 

"Jika sel paru dirusak maka akan terjadi radang paru. Salah satu tandanya adalah sesak napas, sering batuk, nyeri tenggorokan, lesu, lemah, kepala pusing dan lain sebagainya," tutupnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : positif, covid, tuban, asn



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more