15:00 . Cerita Sambal Rumahan di Tuban bisa Masuk Supermarket   |   14:00 . Harga Telur Ayam Alami Penurunan   |   13:00 . Berkah Proyek Ring Road, Musisi Tuban Sulap Akar Jati Terbuang Bernilai Seni   |   12:00 . Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan   |   11:00 . Harga Cabai Terus Melonjak, Menjadi Rp125 Ribu per Kilogram   |   21:00 . Pandemi, Penghasilan Tukang Becak Anjlok   |   20:00 . Harga Bawang Mulai Berangsur Turun   |   19:00 . Positif Covid-19 Turun, Efektivitas PPKM Mikro Belum Disimpulkan   |   18:00 . Jadi Prioritas 2021, Ini Deretan Infrastruktur yang Digenjot Tuban   |   16:00 . Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini   |   15:00 . Diduga Keluyuran, Status Terdakwa KK Ganda Diusulkan jadi Tahanan Rutan   |   08:00 . Momen HPN 2021, BNI Tuban Beri Kejutan Kue Ulang Tahun Kepada Insan Pers   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |   18:00 . Sederet Penerima Hibah Rp7,175 Miliar APBD Tuban tahun 2021   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Dibanding Tahun Lalu

bloktuban.com | Saturday, 12 December 2020 13:00

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Sepanjang bulan Januari sampai Oktober 2020, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban mencatat terdapat 28 anak yang mengalami kasus kekerasan.

Kepala Bidang (Kabid) PPPA, Anfujatin mengatakan, hingga akhir bulan Oktober 2020 jumlah anak yang menjadi korban kekerasan sebanyak 28 kasus, dengan rincian 11 anak laki-laki dan 17 anak perempuan.

Angka tersebut lebih tinggi dari tahun 2019 yang berjumlah 24 kasus dengan rincian, laki - laki 10 kasus dan perempuan 14 kasus. Sedangkan pada tahun 2018 lalu berjumlah 37 kasus kekerasan dengan rincian 15 anak laki-laki dan 22 anak perempuan.

"Kemungkinan masih banyak lagi tapi belum melapor ke kami," ungkap Anfujatin.

Lebih lanjut, kasus kekerasan yang paling banyak, yaitu kekerasan penelantaran dengan jumlah 6 kakus, dan kasus lain - lainnya sebanyak 4 kasus.

"Pelakunya paling banyak dilakukan oleh orang-orang terdekat seperti ayah tiri, ibu tiri dan paman,"imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat ikut aktif melapor apabila di lingkungannya ditemukan kasus kekerasan terhadap anak ataupun perempuan.

"Segera melapor ke satgas, saat ini setiap kecamatan sudah ada satgas pendamping," tuturnya. [nid/ito]
  

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kekerasan, perempuan, anaka, ibu, kasus, tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more