08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Seserahan dari Pengantin Pria ke Wanita, Tradisi Unik Nilainya Ratusan Juta Rupiah

bloktuban.com | Saturday, 14 November 2020 14:00

Seserahan dari Pengantin Pria ke Wanita, Tradisi Unik Nilainya Ratusan Juta Rupiah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sebuah tradisi unik dan menarik masih dapat dijumpai di Desa Tengger Wetan, Kecamatan Kerek, Tuban pada Jumat (13/11/2020) sore. Namanya seserahan menjelang pesta pernikahan.

Seserahan kali ini dilakukan oleh calon pengantin pria kepada keluarga mempelai wanita. Biaya yang disiapkan tidak sedikit kurang lebih Rp150 juta, Sabtu (14/11/2020).

Bukan uang tunai yang diserahkan kepada mempelai wanita, tapi seekor sapi ukuran besar, peralatan rumah tangga, seperti meja, kursi, lemari, dipan dan kasur.

Seserahan juga menyertakan puluhan gabah dan beras dalam karung, bumbu dapur, makanan ringan serta minuman untuk perayaan resepsi nantinya.

Bila ikatan pernikahan dilakukan dalam satu desa, maka seserahan tersebut akan dituntun dan diarak bersama-sama warga lainnya.

Tradisi sebelum pernikahan yang sudah turun termurun itu dilakukan oleh pihak calon pengantin pria bernama Muhammad Rifqi Febrianto, warga Desa Tengger Wetan, Kecamatan Kerek.

"Ini namanya adalah tradisi Srasrahan atau Seserahan sudah menjadi tradisi turun temurun dari jaman dulu. Istilahnya yang diserahkan itu Bakal Jangan (bumbu dan perlengkapan memasak)," ucap Wagi (53), perwakilan dari keluarga calon mempelai pria yang melakukan seserahan ke rumah mempelai wanita di Desa Gemulung, Kecamatan Kerek.

Bagi Wagi adalah hal wajar untuk kalangan keluarga calon pengantin yang mampu. Sebab menurutnya, mayoritas warga desanya mampu.

Sementara itu, Taryo selaku keluarga mempelai perempuan mengungkapkan rasa terima kasih atas seserahan yang diberikan.

"Kami mohon doa restu semoga pernikahan anak kami Samrotul Ma'rufah dengan A. Rifqi Febrianto Selasa (17/11) nanti berjalan lancar," pintanya.

Ditambahkan dari pihak calon mempelai wanita yakni Samrotul Ma'rufan kemudian membalas Srasarahan itu dengan mengirimkan makanan jadi kepada pihak keluarga calon mempelai pria. [ali/ito]

Tag : tenggerwetan, tuban, kerek, tradisi, nikah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more