18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

7 Tahun Terima PKH, Sekarang Mundur Usai Beli Truk dan Bangun Rumah

bloktuban.com | Saturday, 14 November 2020 12:00

7 Tahun Terima PKH, Sekarang Mundur Usai Beli Truk dan Bangun Rumah

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Ada sebuah cerita menarik dari warga Desa Borehbangle, Kecamatan Merakurak, Tuban bernama Titik Utami. Dia merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2013.

Selama 7 tahun keluarga tersebut sangat terbantu dan benar-benar merasakan program dari Kementrian Sosial (Kemensos). Utami mengisahkan sejak tahun 2013 selalu berusaha menyisihkan sebagian uang PKH untuk membantu suami yang bekerja sebagai sopir.

Keuletan dan kegigihannya membuahkan hasil. Dia akhirnya bisa membeli mobil truk sendiri. Dari hasil truck itulah bisa membuat rumah berdinding batu yang dulunya rumah kayu.

"Dulu waktu pertama kali menerima bantuan ini anak saya masih kecil-kecil, suami pekerjaannya juga gak tetap. Sekarang saya sudah punya mobil sendiri buat usaha," ucap Utami, Sabtu (14/11/2020).

Setelah hidup mandiri, ibu dari dua anak ini menyatakan mundur sebagai KPM PKH. Keputusan ini atas dasar kemauannya sendiri tanpa ada paksaan dan patut ditiru. Sekarang keluarga tidak bergantung lagi pada bantuan pemerintah.

"Gantian yang dapat. Kasihan nanti yang belum dapat," imbuhnya.

Mundurnya puluhan KPM dibenarkan pendamping PKH di Kecamatan Merakurak Tuban Darkum. Dia telah menggraduasi 15 KPM diantaranya graduasi mandiri 6 KPM, sejahtera 2 KPM, dan Yang sudah mampi 7 KPM mundur secara alami atau setara dengan 4,9℅ dari Jumlah dampingannya 300 KPM .

"Alasan mereka mengundurkan diri karena sudah merasa lebih sejahtera dari sebelumnya," sambungnya.

Diketahui, Hingga akhir 2019, jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tuban berjumlah, 105.798 jiwa.

Data dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban mencatat, ada empat komponen yang diserap keluarga penerima diantaranya, ibu hamil sebesar Rp2.400.000, anak usia dini sebesar Rp2.400.00, SD sebesar Rp900.000. 

SMP berjumlah Rp1.500.000, SMA Rp200.000, disabilitas berat sebesar Rp2.400.000 dan lanjut usia Rp2.400.000. Bantuan disalurkan empat tahap setiap tahunnya. [ali/ito]

Tag : pkh, tuban, kemensos



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more