17:00 . Peduli Korban Bencana NTT, IMM Tuban Galang Bantuan Kemanusiaan   |   16:00 . Sekelompok Pendekar Diduga Rusak Dua Motor di Jenu   |   14:00 . Ikut Turnamen Karate Internasional, Dua Atlet KRC Tuban Raih Medali Perak   |   13:00 . Siswa-Siswi Panyuran Berwisata Edukasi ke Sentra Kerajinan Gerabah Ngadirejo   |   11:00 . Bersih Desa dan Megengan, Tradisi Warga Tuban Sambut Ramadan   |   07:00 . Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun   |   17:00 . Antisipasi Hal Buruk, Puluhan Senapan Angin Perbakin KONI Dicek Polisi   |   16:00 . Digoyang Lindu, Warga Pinggiran Tuban Selatan Sempat Histeris   |   15:00 . Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SD di Plumpang Ikuti Trauma Healing   |   14:30 . Warga Tuban Rasakan Gempa   |   11:00 . BNNK: Baru Satu Tempat Karaoke Gelar Tes Urine Mandiri   |   10:00 . Dari Kanor - Rengel, akan Berlanjut Jembatan Kedewan - Kenduruan   |   09:00 . Kapasitas Jabung Ring Dyke Tuban 30,4 Juta Liter Air   |   07:00 . Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh   |   17:00 . Sempat Putus Asa, Penyandang Difabel Ini Kembali Semangat setelah Mendapat Kaki Palsu   |  
Sun, 11 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

7 Tahun Terima PKH, Sekarang Mundur Usai Beli Truk dan Bangun Rumah

bloktuban.com | Saturday, 14 November 2020 12:00

7 Tahun Terima PKH, Sekarang Mundur Usai Beli Truk dan Bangun Rumah

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Ada sebuah cerita menarik dari warga Desa Borehbangle, Kecamatan Merakurak, Tuban bernama Titik Utami. Dia merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2013.

Selama 7 tahun keluarga tersebut sangat terbantu dan benar-benar merasakan program dari Kementrian Sosial (Kemensos). Utami mengisahkan sejak tahun 2013 selalu berusaha menyisihkan sebagian uang PKH untuk membantu suami yang bekerja sebagai sopir.

Keuletan dan kegigihannya membuahkan hasil. Dia akhirnya bisa membeli mobil truk sendiri. Dari hasil truck itulah bisa membuat rumah berdinding batu yang dulunya rumah kayu.

"Dulu waktu pertama kali menerima bantuan ini anak saya masih kecil-kecil, suami pekerjaannya juga gak tetap. Sekarang saya sudah punya mobil sendiri buat usaha," ucap Utami, Sabtu (14/11/2020).

Setelah hidup mandiri, ibu dari dua anak ini menyatakan mundur sebagai KPM PKH. Keputusan ini atas dasar kemauannya sendiri tanpa ada paksaan dan patut ditiru. Sekarang keluarga tidak bergantung lagi pada bantuan pemerintah.

"Gantian yang dapat. Kasihan nanti yang belum dapat," imbuhnya.

Mundurnya puluhan KPM dibenarkan pendamping PKH di Kecamatan Merakurak Tuban Darkum. Dia telah menggraduasi 15 KPM diantaranya graduasi mandiri 6 KPM, sejahtera 2 KPM, dan Yang sudah mampi 7 KPM mundur secara alami atau setara dengan 4,9℅ dari Jumlah dampingannya 300 KPM .

"Alasan mereka mengundurkan diri karena sudah merasa lebih sejahtera dari sebelumnya," sambungnya.

Diketahui, Hingga akhir 2019, jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tuban berjumlah, 105.798 jiwa.

Data dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban mencatat, ada empat komponen yang diserap keluarga penerima diantaranya, ibu hamil sebesar Rp2.400.000, anak usia dini sebesar Rp2.400.00, SD sebesar Rp900.000. 

SMP berjumlah Rp1.500.000, SMA Rp200.000, disabilitas berat sebesar Rp2.400.000 dan lanjut usia Rp2.400.000. Bantuan disalurkan empat tahap setiap tahunnya. [ali/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pkh, tuban, kemensos



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more