18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Anggota TNI/Polri Yang Terlibat Politik Praktis

bloktuban.com | Monday, 09 November 2020 14:00

Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Anggota TNI/Polri Yang Terlibat Politik Praktis

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jendral (Mayjen) TNI Suharyanto menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota TNI/Polri yang terlibat dalam politik praktis pada pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Hal itu diungkapkan oleh Pangdam V/Brawijaya usai memberikan pengarahan kepada anggota TNI/Polri di Mapolres Tuban dalam rangka persiapan menjelang pilkada yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020.

"TNI dan Polri itu warga masyarakat yang sudah jelas aturannya. Jadi, dari mulai pimpinan tertinggi TNI/Polri sudah ada aturan yang mengikat, pada intinya tidak ada maaf atau toleransi sedikit apapun bagi seluruh personel yang terlibat politik praktis. Kalau ada yang melanggar itu ada sanksi-sanksi yang jelas sesuai tahapan-tahapan pelanggaran yang dilakukan," tegas Pangdam V/Brawijaya didampingi Kapolda Jatim dan Pangkoarmada II, Senin (9/11/2020).

Mantan Sekretaris Militer Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia itu menambahkan, hingga saat ini di Kabupaten Tuban maupun di kota lain wilayah Jawa Timur belum ada laporan terkait pelanggaran netralitas TNI/Polri.

"Sejauh ini belum ada laporan pelanggaran netralitas TNI/Polri, apakah itu disengaja atau yang tidak disengaja akibat ketidak pahaman atau masalah lain yang dikait-kaitkan dengan pelanggaran netralitas TNI/Polri," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan jumlah personel yang akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pelaksanaan pilkada serentak. TNI, khususnya Kodam V/Brawijaya akan memback up sepenuhnya personel dari Polri.

Lebih lanjut, jika semisal polri mengerahkan 1.500 personel maka TNI akan mengerahkan seperlima dari kekuatan polri.

Sekadar diketahui, kunjungan Kapolda Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya dan Pangkoarmada II di Mapolres Tuban tersebut disambut oleh Kapolres, Bupati, Dandim 0811 Tuban, pejabat utama Polres Tuban, Kapolsek, Danramil di wilayah Kabupaten Tuban.[hud/ito]

 

Tag : Pilkada, tuban, pangdam, surabaya



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more