16:00 . BMG Sabet Juara 2 Feature Online dan Foto Essay   |   15:00 . Wakil Bupati Tuban Hadiri Uji Coba Mall Pelayanan Publik   |   14:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   13:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   12:00 . Bupati Huda Uji Coba MPP dan Launching ADM   |   11:00 . JaDI Resmi Daftar Pemantau Pemilu di KPU Tuban   |   09:00 . Bupati Tuban Resmikan Pasar Rakyat Kenduruan   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   15:00 . Bawaslu dan KPU Akui Kampanye Virtual di Pilkada Tuban Nihil   |   12:00 . Bupati Resmikan Pasar Rakyat di Kenduruan   |   11:00 . 1.500 Kader NU Apel Siaga Pilkada Damai   |   09:00 . Kebakaran Kios Kopi di Semanding Berawal dari Sebotol Bensin   |   07:00 . 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ   |   19:00 . Musim Penghujan, Harga Cabai Meroket   |   16:00 . Kesetrum, Warga Guwoterus Jatuh dari Pohon   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 05 November 2020 14:00

Puluhan Petani di Koro Merakurak Hadang Truk Pendistribusian Pupuk

Puluhan Petani di Koro Merakurak Hadang Truk Pendistribusian Pupuk

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Puluhan petani di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban melakukan penghadangan terhadap kendaraan truk pengangkut pupuk. Penghadangan truk pengangkut pupuk tersebut dilakukan puluhan petani di pertigaan dusun setempat turut jalan Merakurak-Montong, Kamis (5/11/2020).

Salah satu pemuda setempat, Abdul Rohim mengatakan, penghadangan pupuk bersubsidi tersebut didasari kondisi  dilapangan bahwa ketersediaan pupuk subsidi sulit didapat. Kalau tidak segera dipenuhi maka akan semakin memberatkan petani.

"Susah sekali pupuk, tidak tahu harus cari di mana. Para petani hampir kehabisan akal untuk mendapatkan pupuk subsidi," terang Rohim sapaan akrabnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tepo Sliro di Dusun Koro, Ahmad Najib menyampaikan, hingga saat ini poktan yang diketuainya belum pernah mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sama sekali dan hingga saat ini belum ada informasi kapan akan dikirim.

Meski saat ini sebagian besar petani di wilayah Koro belum waktunya memupuk. Namun petani seharusnya sudah punya ketersediaan pupuk apabila sewaktu-waktu turun hujan dan ingin memupuk seperti di tahun-tahun sebelumnya.

"Kelompok Tani Tepo Sliro Dusun Koro belum pernah mendapat jatah pupuk sama sekali" jelas Najib.

Dia berharap, kedepan pendisribusian pupuk bersubsidi bisa berjalan lancar seperti tahun sebelumnya, biar para petani tidak kebingungan untuk mendapatkan pupuk subsidi serta tidak terulang lagi kejadian-kejadian seperti ini.  

"Harapnya semoga pendistribusian pupuk ke depan bisa lancar biar petani tidak kebingungan soal pupuk. Ibarat seperti jatuh tertimpa tangga, harga hasil tani sudah murah, pupuk masih saja sulit," imbuhnya.

Sementara itu, menanggapi kejadian penghadangan truk pendistribusian pupuk tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtadji mengungkapkan jika ketersedian pupuk subsidi cukup di Bumi Wali cukup.

"Sebenarnya stok pupuk subsidi cukup, hanya saja petani khawatir pupuk tidak mencukupi. Kemarin sudah saya rapatkan bersama distributor stok pupuk cukup," terang Kepala DPKP Tuban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dia juga belum mengetahui pupuk yang diangkut truk tersebut akan dikirim kemana. Akan tetapi saat ini pihaknya akan mengkoordinasikan pengiriman pupuk bersubsidi di Dusun Koro hari ini.

"Saya harap petani tidak melakukan itu, karena stok cukup, kemudian saya juga harap distributor agar segera mendistribusikan pupuk ke kios-kios," pungkasnya.

Sekadar diketahui, untuk tahun 2020 jumlah alokasi pupuk bersubsidi pada realokasi ke II sebanyak 134,735 ton. Dengan rincian 51,566 ton pupuk Urea, 7.068 ton pupuk SP36, 36.777 ton pupuk NPK, 10.798 ton pupuk ZA dan 28.526 ton pupuk Organik.

Sedangkan, alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2019 lalu, hanya berjumlah 133.488 ton dengan rincian 54.110 ton pupuk Urea, 9.834 ton pupuk SP36, 28.942 ton pupuk NPK, 8.011 ton pupuk ZA, 32.591 ton pupuk Organik.[hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : petani, dusun, kiri, pongpongan, merakurak, pupuk



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more