19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Sun, 26 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Puluhan Petani di Koro Merakurak Hadang Truk Pendistribusian Pupuk

bloktuban.com | Thursday, 05 November 2020 14:00

Puluhan Petani di Koro Merakurak Hadang Truk Pendistribusian Pupuk

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Puluhan petani di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban melakukan penghadangan terhadap kendaraan truk pengangkut pupuk. Penghadangan truk pengangkut pupuk tersebut dilakukan puluhan petani di pertigaan dusun setempat turut jalan Merakurak-Montong, Kamis (5/11/2020).

Salah satu pemuda setempat, Abdul Rohim mengatakan, penghadangan pupuk bersubsidi tersebut didasari kondisi  dilapangan bahwa ketersediaan pupuk subsidi sulit didapat. Kalau tidak segera dipenuhi maka akan semakin memberatkan petani.

"Susah sekali pupuk, tidak tahu harus cari di mana. Para petani hampir kehabisan akal untuk mendapatkan pupuk subsidi," terang Rohim sapaan akrabnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tepo Sliro di Dusun Koro, Ahmad Najib menyampaikan, hingga saat ini poktan yang diketuainya belum pernah mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sama sekali dan hingga saat ini belum ada informasi kapan akan dikirim.

Meski saat ini sebagian besar petani di wilayah Koro belum waktunya memupuk. Namun petani seharusnya sudah punya ketersediaan pupuk apabila sewaktu-waktu turun hujan dan ingin memupuk seperti di tahun-tahun sebelumnya.

"Kelompok Tani Tepo Sliro Dusun Koro belum pernah mendapat jatah pupuk sama sekali" jelas Najib.

Dia berharap, kedepan pendisribusian pupuk bersubsidi bisa berjalan lancar seperti tahun sebelumnya, biar para petani tidak kebingungan untuk mendapatkan pupuk subsidi serta tidak terulang lagi kejadian-kejadian seperti ini.  

"Harapnya semoga pendistribusian pupuk ke depan bisa lancar biar petani tidak kebingungan soal pupuk. Ibarat seperti jatuh tertimpa tangga, harga hasil tani sudah murah, pupuk masih saja sulit," imbuhnya.

Sementara itu, menanggapi kejadian penghadangan truk pendistribusian pupuk tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtadji mengungkapkan jika ketersedian pupuk subsidi cukup di Bumi Wali cukup.

"Sebenarnya stok pupuk subsidi cukup, hanya saja petani khawatir pupuk tidak mencukupi. Kemarin sudah saya rapatkan bersama distributor stok pupuk cukup," terang Kepala DPKP Tuban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dia juga belum mengetahui pupuk yang diangkut truk tersebut akan dikirim kemana. Akan tetapi saat ini pihaknya akan mengkoordinasikan pengiriman pupuk bersubsidi di Dusun Koro hari ini.

"Saya harap petani tidak melakukan itu, karena stok cukup, kemudian saya juga harap distributor agar segera mendistribusikan pupuk ke kios-kios," pungkasnya.

Sekadar diketahui, untuk tahun 2020 jumlah alokasi pupuk bersubsidi pada realokasi ke II sebanyak 134,735 ton. Dengan rincian 51,566 ton pupuk Urea, 7.068 ton pupuk SP36, 36.777 ton pupuk NPK, 10.798 ton pupuk ZA dan 28.526 ton pupuk Organik.

Sedangkan, alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2019 lalu, hanya berjumlah 133.488 ton dengan rincian 54.110 ton pupuk Urea, 9.834 ton pupuk SP36, 28.942 ton pupuk NPK, 8.011 ton pupuk ZA, 32.591 ton pupuk Organik.[hud/ito]

Tag : petani, dusun, kiri, pongpongan, merakurak, pupuk



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more