17:00 . Pertamina MoU dengan Kejaksaan di Jatimbalinus untuk Kawal Proyek Strategis Nasional   |   15:00 . Dengan Khataman dan Tumpengan, blokTuban.com Resmi Tempati Kantor Baru   |   14:00 . Tugas FKUB Rawat Toleransi   |   13:00 . Bupati Huda Target Graha Dwidja PGRI Telurkan Program Pendidikan   |   12:00 . Bawaslu Temukan 33 Napi Belum Masuk DPT, Ini Penjelasan KPU   |   07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   17:00 . Operasi Yustisi 33 di Grabagan, Pelanggar Prokes Disidang   |   15:00 . Bawaslu Beber Potensi Kerawanan Pilkada 2020   |   14:00 . Kesetrum Jebakan Tikus, Warga Sembungrejo Ditemukan Meninggal Dunia   |   13:00 . Sempat Kejar-kejaran, Selep Padi Keliling Disita Satpol PP   |   12:00 . Biaya Mengobati Covid-19 Mahal, Mencegah Jauh Lebih Murah   |   11:00 . Kultur Anti Suap di SKK Migas Melalui SMAP   |   07:00 . Tubuh Semakin Lelah Setelah Tidur Siang, Apa Penyebabnya?   |   18:00 . Vaksinolog: Selain Vaksin, Disiplin 3M Efektif Cegah Penularan Covid-19   |   17:00 . CSR Kilang Tuban Cakup Penghijauan, Asuransi Nelayan dan Fasilitas Ibadah   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 30 October 2020 12:00

Duh...!!! Anak Kelas 5 SD Dikeluarkan dan Terlunta-lunta Tak Bisa Pindah Sekolah

Duh...!!! Anak Kelas 5 SD Dikeluarkan dan Terlunta-lunta Tak Bisa Pindah Sekolah

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Nasib malang dialami SM (55) seorang ayah asal Kecamatan Jenu, Tuban Jawa Timur. Sebab, anaknya berinisial SP (15) dan diduga berkebutuhan khusus yang masih duduk di kelas 5 SD harus dikeluarkan dari sekolah dan terlunta-lunta selama dua tahun terakhir.

"Ketika akan saya daftarkan ke sekolah lain ditolak. Anak saya dikeluarkan tanpa diberi rapor," kisah SM kepada blokTuban.com saat datang ke Yayasan Ash Shomadiyah, Kamis (29/10/2020) siang.

Secara singkat, pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli tersebut mengaku, anaknya sudah tiga kali pindah dari sekolah ke sekolah lain. Yang terakhir, anaknya dikeluarkan pada 31 Oktober 2018 silam.

"Terakhir dikeluarkan dua tahun lalu saat kelas lima, selama ini gak sekolah. Di rumah saja sebab mau daftar di sekolah lain tidak diterima lantaran tidak dikasihkan rapornya," jelas SM.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Nur Khamid terkejut ketika mendengar informasi tersebut. Pihaknya langsung memerintahkan jajaran di bawahnya untuk memastikan hal itu.

"Selama ini saya belum dapat info, baru tadi dan saya langsung memerintahkan Korbidcam maupun Kabidnya untuk menindaklanjuti," tukas Khamid.

Dengan tegas ia menjelaskan, untuk anak berkebutuhan khusus harusnya masuk program sekolah inklusi yang sudah dilaunching sekitar 2017. Dan di Kabupaten Tuban semua sekolah SD sudah di-SK.

Kendati begitu, untuk cara penanganannya tidak semua sekolah siap. Namun kalau ada kategorinya siswa inklusi maka kepala sekolah lapor dinas.

"Namun jika siswa tergolong berat bisa masuk sekolah luar biasa (SLB). Untuk itu, guna memastikan perlu dicek apakah SP ini masuk inklusi atau SLB," bebernya panjang lebar.

Hanya saja yang perlu diketahui, saat ini kebijakan di Tuban telah meminta semua anak usia sekolah agar sekolah, jangan sampai tidak.

"Jika ada kelalaian dari pihak sekolah karena mengeluarkan siswa tanpa rapor atau surat pindah, maka akan kita bina. Intinya temuan ini akan ditindaklanjuti," pungkasnya.

Data yang dihimpun blokTuban.com di lapangan, SP sudah empat kali dikeluarkan dari sekolah. Pertama dari SD Negeri hanya kelas 1, lalu MI kelas 2, ketiga sekolah di MI lagi kelas 3 tak sampai selesai dan terakhir di SD Negeri kelas 3-5.

Namun sekolah terakhir mengeluarkannya sejak 2018 tidak memberikan rapor atau surat pindah. Alhasil, selama dua tahun sejak dikeluarkan dia tidak sekolah karena tidak ada yang mau menerima. [rof/mu]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : anak putus sekolah, dikeluarkan sekolah, ditolak sekolah, putus, siswa



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more